Tim Gugus Tugas Lampura Kembali Swab 92 Warga

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Terkait 26 warga Kabupaten Lampung Utara(Lampura), terkonfirmasi Covid-19, nampaknya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Lampura, bergerak cepat guna melakukan swab test terhadap 92 warga lainnya, yang kuat memiliki hubungan dengan 26 warga terpapar Covid-19.

Hal itu, ditegaskan juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Lampura, Sanny Lumi, di sela-sela kegiatannya melakukan evakuasi warga ke Islamic Center Kotabumi.

Bacaan Lainnya

“Ia, atas perintah Plt. Bupati Lampura, kita langsung melakukan Swab test yang memiliki kaitan dengan 26 warga itu,” kaya Sanny Lumi, melalui sambungan teleponnya, sekitar pukul 19.00 WIB, Sabtu (12/9).

Sebelumnya, kata Sanny, dari 43 warga di Lampura menjalani Swab Test, terdapat 26 orang yang terkonfirmasi positif covid 19 berdasarkan informasi dari Laboratorium Kesehatan Provinsi Lampung.

Sanny mengatakan, 26 orang warga di Lampura yang terkonfirmasi positif covid 19 merupakan tracing kontak dari pelaku perjalanan yang terpapar covid 19 sebelumnya.

“Ke 26 orang terpapar Covid-19 tersebar di beberapa kecamatan diantaranya 1, Bukit Kemuning, 3  Kotabumi Selatan, 10 Kecamatan Kotabumi, 12 berasal dari Kecamatan Abung Barat,” bebernya.

Ketika ditanya dari 26 warga terpapar Covid-19 berstatus ASN? Sanny Lumi membenarkan bahwa ada 5 Aparatur Sipil Negara (ASN), 2 diantara bekerja di lingkup pemda Lampura, 2 Tenaga Pendidikan dan 1 Tenaga Kesehatan.

“Tim gugus, sudah melakukan swab test terhadap 92 orang yang kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19,” imbuhnya.

Sementara, hingga hari ini dari 76 jumlah kasus Covid-19 di Lampura, sebanyak 46 orang sedang menjalani isolasi mandiri, 28 orang dinyatakan sembuh, dan 2 orang meninggal.

Pemkab Lampura, sambungnya, saat ini telah melakukan evaluasi yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Lampura, Budi Utomo, dan dihadiri satker terkait, para kabag, camat, dan lurah.

Hal itu, guna untuk memberikan instruksi langsung kejajaran mulai dari dinas, hingga kelurahan agar dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat maupun ASN pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

“Itu instruksi langsung dari pak Bupati. Untuk tim gugus sendiri, kita akan terus berupaya untuk memutus tali rantai penyebaran Covid-19,” aku Sanny.

Dia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan cara tidak mengumpulkan orang banyak, selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah aktifitas dan tidak keluar rumah, jika terpaksa harus tetap memakai masker.

“Jika merasakan gejala flu, pilek dan suhu badan yang tinggi, maka harus memeriksakan kesehatannya ke puskesmas, rumah sakit dan atau ke sekretariat posko Covid-19 Lampura, berada di gedung Korpri Kotabumi,” pungkasnya. (ozy/mlo)


Pos terkait