Tim Kecamatan Krui Selatan Monev DD Tahun 2021

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) kegiatan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2021, di Pekon Mandiri Sejati yang dipustakan di Balai Pekon setempat, Senin (4/10).

Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Camat Krui Selatan, Suwarti, S.H., yang juga selaku ketua Tim Monev Kecamatan. Selain itu hadir juga pendamping desa, pendamping teknik desa dan pendamping lokal desa serta aparatur Pekon Mandiri Sejati.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Suwarti, mengatakan kegiatan monev anggaran dana desa tahun 2021 di seluruh Pekon se-Kecamatan Krui Selatan, di Pekon Mandiri Sejati itu merupakan agenda rutin setiap tahun, sekaligus untuk melakukan pembinaan terhadap Pekon baik pembinaan mengenai administrasi Pekon, pertanggungjawaban, realisasi penggunaan dana desa dan sebagainya.

“Untuk Pekon di Kecamatan Krui Selatan ini khususnya dalam realisasi penggunaan dana desa tahun 2021 baik tahap I dan II, masing-masing sebesar 40 persen tersebut berjalan dengan baik,” katanya.

Bahkan, kata dia, realisasinya di Kecamatan Krui Selatan dengan jumlah 10 Pekon ini merupakan yang tercepat. Untuk itu, pihaknya tetap mengimbau kepada pemerintahan Pekon agar tetap komitmen, sehingga dalam realisasi penggunaan dana desa tersebut tetap berjalan dengan baik serta sesuai dengan aturan yang berlaku. Begitu juga dengan pertanggungjawaban penggunaan dana desa, maupun administrasi pekon lainnya diharapkan untuk tetap diperhatikan.

“Sebelumnya dari Dinas PMP Pesbar juga telah melakukan monev penggunaan dana desa tahun 2021 baik kegiatan fisik, pemberdayaan masyarakat maupun lainnya di seluruh Pekon,” jelasnya.

Dijelaskannya, setelah kegiatan monev oleh tim kecamatan ini selanjutnya akan ada monev dari Inspektorat Pesbar. Untuk itu, pihaknya berharap seluruh Pekon dapat mempersiapkan dan memastikan semua pelaksanaan kegiatan dana desa hingga tahap II di tahun 2021 khususnya tidak ada persoalan. Jika ada kendala agar segera dikoordinasikan ke Kecamatan atau pendamping desa serta terkait lainnya.

“Kalau ada kendala di Pekon seperti terkendala pada administrasi ataupun lainnya agar segera dikoordinasikan, sehingga bisa dibahas bersama, dan bisa diperbaiki,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)

Pos terkait