Tim Kecamatan Lakukan Validasi DTKS dan Pembinaan Program PM di Pampangan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tim dari Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang dipimpin Sekcam Iwan Darmawan, S.Kom, M.M., bersama Kasi Kesra Misno, S.E., melakukan musyawarah Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sekaligus pembinaan program Pangan Mandiri (PM) di Pekon Pampangan Senin (1/3).

Sekcam Iwan, mendamping Camat Sri Handayani, S.H., mengatakan, Validasi tersebut merupakan upaya untuk menyesuaikan data masyarakat yang terdaftar dalam DTKS Pemkab Lambar dengan kondisi terkini di pekon. Seperti Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan (NIK), termasuk pendataan orang masih ada atau sudah pindah atau telah wafat.

Bacaan Lainnya

“Dari validasi ini memang ditemukan nama warga masih terdata namun sudah pindah domisili dan kerancuan lainnya. Karena itu data validasi ini akan dikembalikan ke pemkab untuk update data terkini,” tegas mantan Sekcam Gedungsurian dan Lurah Pajarbulan tersebut.

Terkait itu, Iwan berharap mudah-mudahan dengan validasi yang dilaksanakan itu, bantuan yang disalurkan pada masyarakat benar-benar tepat sasaran. “Dalam validasi ini, peran kami hanya mencocokkan, dan belum bisa mengusulkan apalagi menghapus karena bukan tanah kami,” katanya.

Sementara ditambahkan Kasi Trantib Kecamatan Sekincau Misno, pada kesempatan itu tim juga melakukan sosialisasi tentang program Pangan Mandiri (PM) yang menjadi salah satu komitmen Bupati Parosil Mabsus untuk menjaga ketersediaan pangan di masa Pandemi Coronavirus Disease (2019) yang memukul semua sektor diantaranya bidang ekonomi dan pangan.

Misno, yang juga mantan Lurah Sekincau, berbagi pengalaman tentang penerapan Pangan Mandiri, pihaknya pernah menekuni usaha penanaman singkong hingga ratusan hektar. Dimana tanaman jenis itu sangat menghasilkan jika dalam penerapannya betul-betul ditekuni.

Sebab tanah di Kecamatan Sekincau khususnya dan Kabupaten Lampung Barat adalah tanah yang sangat subur sehingga potensi terbangunya PM bukan saja untuk kesediaan pangan warga. Melainkan mampu dikembangkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Di tempat yang sama, Peratin Pampangan, Agung Imam Prasetyo berharap, setelah DTKS valid, akan ada pengusulan dana terbaru untuk penambahan penerima bantuan yang layak menerima dan juga pengurangan bagi penerima yang dinilai sudah tidak layak atau taraf ekonominya semakin membaik.

Agung juga menyampaikan banyak terima kasih khususnya kepada Kasi Kesra Misno, yang telah berbagi pengalaman kepada Pekon Pampangan dalam pengebnagan PM. 

“Saya atas nama warga Pekon Pampangan menyampaikan terimakasih kepada pihak kecamatan yang telah memberikan tata cara dan wejangan untuk Pangan Mandiri atau Pampangan Mandiri,” cetusnya. (r1n/mlo)




Pos terkait