Tim Kemenag Survei Lokasi Pembangunan Gedung KUA Batuketulis 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tim Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Barat yang dipimpin Kepala Seksi Bimas Islam Hi. Ali Mukhtar S.Ag, melakukan survei lokasi rencana pembangunan gedung kantor urusan agama (KUA) Kecamatan Batuketulis, Selasa (9/2).

Dalam kesempatan itu, Ali Mukhtar mendampingi Kakan Kemenag Maryan Hasan, S,Ag, M.Pd.I, mengatakan, saat ini tahapan rencana pembangunan gedung KUA di wilayah tersebut masih dalam pada proses penentuan lokasi dan dari empat titik lokasi yang ada, gedung tersebut akan dibangun di wilayah Pekon Bakhu.

Bacaan Lainnya

“Lokasinya sudah kita sepakati di Pekon Bakhu, karena posisinya strategis dan berada di sisi jalan nasional sehingga akan memudahkan untuk dijangkau,” terangnya.

Sementara, kata dia, terkait pelaksanaan pembangunan gedung tersebut rencana baru terealisasi di tahun 2022 mendatang, sebab pihaknya belum dapat memastikan sumber dana dana pembangunan tersebut.

“Mungkin baru terealisasi tahun 2022, karena kita belum dapat memastikan tahun sumber dananya sebab untuk dana hibah dari pemkab tahun ini akan direalisasikan untuk Kecamatan Air Hitam,” jelasnya. 

Sehingga, tambahnya, dengan belum adanya gedung KUA di Kecamatan Batuketulis tersebut,maka pelayanan pencatatan nikah dilaksanakan dengan menyewa rumah warga.

“Saat ini pelayanan terus berjalan, meskipun lokasinya kita masih menyewa di rumah warga, dan semoga saja harapan kita untuk membangun gedung ini segera terealisasi sehingga pelayanan akan lebih maksimal,” harapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dari 15 kecamatan di Lambar masih ada tiga kecamatan yang belum memiliki kantor KUA yaitu Kecamatan Lumbokseminung, Kecamatan Batuketulis, dan Kecamatan Suoh, sementara untuk Kecamatan Air Hitam rencananya akan dibangun tahun ini.

“Kami tentunya akan terus berupaya menyediakan pelayanan terbaik untuk masyarakat, karena perlu dipahami bahwa KUA ini bukan tempat untuk melangsungkan akad nikah saja akan tetapi menjadi pusat kegiatan keagamaan untuk peningkatan pemahaman masyarakat dalam hal keagamaan,” pungkasnya.(edi/mlo)


Pos terkait