Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian 3 WNA Hilang

  • Whatsapp
Personel Polsek Bengkunat Kabupaten Pesisir Barat bersama tim SAR Gabungan lainnya melakukan pencarian terhadap WNA yang hilang di Pulau Sangiang Banten. - Foto Dok

Medialampung.co.id Pencarian terhadap tiga orang Warga Negara Asing (WNA) yang hilang di Pulau Sangiang, Banten, dengan menyusuri perairan Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) selama tiga hari terakhir sejak Rabu hingga Jum’at (13-15/11) tidak membuahkan hasil dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda korban di perairan Pesbar.

Kepala Pos Basarnas Tanggamus, Denny Mezu, mengatakan pencarian yang dilakukan bersama tim SAR Gabungan meliputi TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Dishub dan nelayan selama tiga hari di Perairan Pesbar itu tidak membuahkan hasil. Sesuai instruksi dari pusat pencarian terhadap tiga orang WNA itu dihentikan secara Nasional.

Bacaan Lainnya



“Pencarian bukan hanya di perairan Pesbar saja, tapi di Tanggamus dan di Banten. Untuk di Pesbar dan Tanggamus dilakukan dengan menyusuri perairan dan daratan,” katanya.

Tim SAR gabungan menghentikan pencarian diperairan Pesbar terhadap WNA Hilang di Sangiang, Banten sekaligus mensosialisasikan ke nelayan. – Foto Dok

Sedangkan, lanjutnya, pencarian di wilayah Banten selain dilakukan penelusuran juga dilakukan penyelaman. Hingga hari ini pencarian WNA hilang itu sudah 13 hari, sehingga saat ini dihentikan total. Tiga WNA asal Tiongkok, China yang hilang di Pulau Sangiang Banten beberapa waktu lalu itu yakni Tan Xuz Tao, Wan Bing Yang dan Tian Yu.

“Kita juga masih menunggu hasil Disaster Victim Identification (DVI) dari Polri terkait dengan penemuan jenazah di perairan Bangkunat yang diduga salah satu WNA yakni Wan Bing Yang, tapi kepastiannya masih menunggu DVI itu,” jelasnya.

Dijelaskan, pihaknya menduga kondisi korban hilang yang belum ditemukan itu  terbawa arus bawah laut yang cukup deras, sehingga tidak lagi bisa ditemukan meski pencarian sudah maksimal. Tentu kondisi tubuh korban hilang itu saat ini bisa saja sudah hancur mengingat korban hilang itu sudah 13 hari sejak Minggu (3/11) lalu.

“Kami juga masih tetap mensosialisasikan ke masyarakat jika menemukan ada jenazah WNA yang hilang itu bisa berkoordinasi dengan pihak terkait,” katanya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait