Tim Verifikasi Kecamatan Batuketulis Monev Progres Dana Desa 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tim verifikasi dari unsur Pemerintah Kecamatan Batuketulis , Kabupaten Lampung Barat mulai melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Pekon (APBP) Tahun 2020 seperti yang dilaksanakan di Pekon Sumberejo dan Atarkuwau, Senin (14/12).

Tim verifikasi kecamatan yang dipimpin oleh Sekcam Batuketulis Nusirwan, S.Pd , serta aparatur kecamatan, tenaga pendamping desa dan pendamping lokal desa itu itu dilakukan dengan turun memantau kegiatan fisik di lapangan.

Bacaan Lainnya


Sekcam Batuketulis Nusirwan, S.Pd, mendampingi Camat Batuketulis Sutian, S.Pd, M.M, mengatakan kegiatan dilaksanakan untuk memantau progress pembangunan sebagai salah satu bentuk pelaksanaan tugas dan fungsi kecamatan dalam pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan pekon agar sesuai rencana anggaran biaya (RAB) dan regulasi yang ada. 

“Ada beberapa hal yang menjadi fokus kita, yang utama adalah mengecek progres fisik di lapangan dan menyesuaikan dengan spesifikasi pembangunan dan RAB, dan untuk progress fisik seperti pembangunan balai pekon sumberejo yang dibangun secara dua tahap ini realisasinya sudah sekitar 98 persen dari total yang dianggarkan tahun 2020 ini sebesar Rp499 juta lebih, sisanya akan dilanjut tahun 2021 mendatang, karena ada refocusing anggaran akibat dampak wabah Covid-19,” kata dia.

Selain melakukan monev, pihaknya juga turut melaksanakan kegiatan pembinaan bagi aparatur pekon dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai pemerintah dibawah kecamatan. Harapnya, melalui kegiatan itu aparatur pekon semakin memahami tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) dalam menjalankan roda pemerintahan pekon.

“Ya, pembinaan yang dilakukan juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan monitoring, harapan kami aparatur pekon dalam menjalankan tupoksinya. Selain itu terkait dengan program DD, kecamatan memiliki peran terhadap pemerintah pekon mulai dari pembinaan, koordinasi, fasilitasi, serta pengawasan,” imbuhnya.

Sementara Peratin Sumberejo Karyono, mengatakan dalam pembangunan balai pekon ini pihaknya menggelontorkan anggaran sebesar Rp499 juta lebih namun untuk tahun ini anggaran yang direalisasikan sekitar  Rp250 juta sisanya dilanjut tahun 2021. 

“Pembangunan balai pekon ini memang menjadi prioritas untuk menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pemerintah aparatur pemerintahan pekon sekaligus untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.(edi/mlo)




Pos terkait