Tindakan Tegas Pemkab Waykanan Dinantikan

  • Whatsapp
Ketua DPP EMPPATI Baharuzaman, SH

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Waykanan diminta untuk segera bertindak tegas terhadap beberapa pedagang maupun masyarakat yang melakukan melanggar protokol kesehatan.

Hal itu terbukti dengan masih banyaknya pedagang maupun masyarakat yang tidak menggunakan masker di pasar Pemda Blambangan Umpu, mirisnya tidak ada seorangpun petugas yang melakukan penertiban sehingga surat edaran Bupati seakan hanya sebagai bentuk pemenuhan kewajiban saja.

Bacaan Lainnya

“Semestinya kalau ada peraturan yang dilanggar maka Polisi Pamong Praja sesuai dengan tugasnya harus menertibkan dan bukan sekali-kali saja, tetapi secara terus menerus sampai peraturan itu dapat ditegakkan, namun di tempat kita ini memang aneh, walau petugas melihat ada pelanggar protokol kesehatan tetapi tetap dibiarkan Jadi wajar saja kalau masyarakat yang terpapar Corona di tempat kita ini terus bertambah walaupun sudah ada yang sembuh apalagi hampir 70% pegawai yang bertugas di Waykanan ini berasal dari luar daerah, baik di provinsi Lampung maupun Sumatera Selatan,” ujar Pemerhati sosial Waykanan Baharuzaman, SH.

Persoalan ini, menurut Bahar, tentunya menjadi problem yang serius dalam penanganan Covid-19 karena dana yang dikeluarkan cukup besar .

“Informasi yang tersebar di masyarakat bahwa pada tahun lalu pemerintah Kabupaten Waykanan setelah menggelontorkan dana cukup besar untuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19 maupun sebagai upaya memutus mata rantai penyebarannya, Bupati kita juga telah membuat surat edaran turunan dari surat yang sama dari Gubernur Lampung, lengkap dengan sanksinya, tapi kalau sanksinya tidak diterapkan sama saja bohong atau sia-sia karena warga tetap melanggar,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Polisi Pamong Praja Waykanan Drs. Hi. Nuryadin, MM., menyatakan pihaknya bukan tidak melakukan penegakan disiplin, dan bahkan sudah berkali-kali melakukan operasi yustisi di pasar-pasar tradisional yang ada di Waykanan, akan tetapi memang tingkat kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan masih sangat rendah.

“Untuk di pasar-pasar tradisional di Waykanan sudah berkali-kali kami lakukan penertiban bersama dengan unsur forkopimda yang dipilih langsung oleh Bapak Bupati, Pak Dandim dan Pak Kapolres, kata-kata tapi ya begitulah kondisi kita,” tegas Drs. Hi. Nuryadin AM, MM.(wk1/mlo)




Pos terkait