Tingkatkan Kualitas SDM Pengelola KRL, FMIPA Unila-Balitbang Gelar Pelatihan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (unila) bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pembangunan (Balitbang) Kabupaten Lampung Barat menggelar kegiatan pelatihan pembuatan herbarium dan pengamatan burung dengan metode IPA di Kebun Raya Liwa (KRL), Pekon Kubuperahu, Kecamatan Balikbukit, Selasa (25/8).

Kegiatan tersebut dihadiri kepala UPTD KRL Sukimin S.Ip, serta sejumlah pemateri dosen Unila khususnya pada bidang pelatihan pembuatan herbarium dihadiri Dra. Yulianty, M.Si, Dra. Eti Ernawiati, M.P., Rochmah Agustrina, Ph.D, Lili Chrisnawati, S.Pd., M.Si. Sementara, pada bidang pelatihan pengamatan burung dengan metode IPA dihadiri Dr. Nuning Nurcahyani, M.Sc., Nismah Nukmal, Ph.D, Dr. Endah Setyaningrum, M. Biomed dan Endang L. Widiastuti, M.Sc, Ph.D.

Bacaan Lainnya



Kepala UPT Sukimin S.Ip, mendampingi Kepala Balitbang Ir. Noviardi Kuswan menjelaskan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerjasama antara Balitbang dengan FMIPA Unila dalam rangka pengabdian diri perguruan tinggi unila kepada masyarakat.

“Kegiatan itu di isi dengan pelatihan pembuatan Herbarium untuk menunjang pembuatan museum KRL dan Pemberdayaan Staf UPTD. Selain itu pelatihan pengamatan burung dengan metode ‘IPA’ bagi tenaga lapangan dalam rangka pengembangan wisata bird watching di KRL,” papar Sukimin.

Dijelaskannya, terkait pelatihan pembuatan herbarium, sebagai media pembelajaran biologi yang berbasis lingkungan dengan teknik pengawetan tumbuhan untuk penelitian atau mendalami suatu spesies tertentu. Dan itu  sejalan dengan akan dibuatnya museum KRL.

“Selanjutnya, pelatihan metode pengamatan burung yang juga dirasa sangat penting bagi tenaga lapangan agar memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi burung secara benar, dan Data burung-burung yang diamati itu akan berguna bagi pengembangan wisata bird watching,” imbuhnya.

Pihaknya sendiri, lanjutnya, sangat menyambut baik atas adanya kerjasama itu dalam rangka mendukung peningkatan kualitas Sumberdaya Manusia (SDM) dalam pengelolaan KRL. Menurutnya pelatihan tersebut juga perlu dilakukan mengingat KRL memiliki keanekaragaman hayati sehingga seluruh SDM harus memahami jenis-jenisnya.

“Kegiatan pelatihan ini sangat tepat dilakukan terutama dalam mendukung pengembangan KRL melalui momen berbagi pengalaman dan pengetahuan,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait