Tingkatkan SDM, Disporapar Lambar Terus Kembangkan Sekolah Penggerak Wisata

  • Whatsapp
Kepala Disporapar Lambar Tri Umaryani, S.P, M.Si

Medialampung.co.id – Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM), Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Lambar akan mengembangkan sekolah penggerak wisata.

“Sekolah penggerak wisata ini dilakukan melalui pelatihan-pelatihan dengan melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan organisasi ASIDEWI, perguruan tinggi dan lainnya,” ungkap Kepala Disporapar Lambar Tri Umaryani, S.P, M.Si, Kamis (27/5)

Bacaan Lainnya

Tri menjelaskan, saat ini Kabupaten Lambar terus giat membangun pariwisata dan tran minat wisata masyarakat dari luar daerah cukup tinggi untuk berkunjung ke Kabupaten Lambar dan semangat warga di Lambar untuk mengembangkan potensi potensi wisata di desa.

“Harapannya potensi wisata di pekon ini betul betul memberikan dampak ekonomi,” kata dia. 

Menurut dia, di Kabupaten Lambar hampir seluruh destinasi wisata dikelola oleh masyarakat dalam hal ini Pokdarwis. Dalam mengembangkan pariwisata ada tiga hal yang perlu diperhatikan yaitu aksesibilitas, amenitas dan atraksi wisata dan ini akan terus menjadi perhatian dari Disporapar dan Bupati Lambar juga sedang fokus untuk mengembangkan pariwisata karena pariwisata akan memberikan nilai tambah, dengan komoditinya unggulan kopi maka akan menjadikan wisata kopi alam dan budaya menjadi magnet untuk masyarakat khususnya di luar Lambar untuk menikmati wisata di Lambar. 

Karena segmen wisata di Lambar ini adalah minat khusus mengingat dengan kondisi wisata yang jauh dari Provinsi Lampung sehingga mereka yang datang akan menikmati wisata alam dan wisata budaya serta wisata kopi, seperti halnya sekolah kopi, kampung kopi dan wisata alam lainnya.

Selain amenitas, atraksi wisata dan aksesibilitas wisata, lanjut Tri, yang terpenting adalah adalah sumber daya manusia (SDM) karena SDM merupakan ujung tombak dari pengembangan potensi yang ada di wilayah. 

“Kita mempunyai destinasi yang bagus, sarana dan prasarana yang baik, fasilitas dan aksesibilitas yang baik, namun jika SDM-nya tidak mumpuni maka itu itu tidak akan menjamin, sehingga kita telah menggagas sekolah penggerak wisata melalui pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan oleh kita,” kata dia.

Seraya menambahkan, seperti halnya tahun ini pihaknya akan mengadakan pelatihan kepada Pokdarwis, seperti bagaimana mereka menggerakan potensi, mempromosikan wisata dan membranding serta mengembangkan media digital dan bagaimana mengajak masyarakat dan sebagainya.

“Kita akan fokus untuk pengembangkan kapasitas SDM dan program ini harapannya akan terus berlanjut, karena dalam mengembangkan sebuah wisata ini yang penting adalah kreativitas dan inovasi, dan siapa yang bisa melaksanakan itu adalah manusia atau SDM-nya. Jadi kita tidak hanya fokus infrastruktur tapi manusia ini sebagai penggerak utama sehingga harapannya akan muncul penggerak atau pelopor wisata yang betul betul akan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat, membuat perubahan perubahan sehingga pariwisata Lambar memberikan pengalaman bagi wisatawan yang berkunjung ke Lambar,” tutupnya. (lus/mlo)




Pos terkait