TMMD ke-106 Resmi Ditutup, Ini Pesan Irdam II/Swj

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Kodim 0422 Lampung Barat (Lambar) yang dipusatkan di Pekon Bandaragung Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS) resmi ditutup, Kamis (32/10) oleh Irdam II/Swj Kolonel Inf Yusman Madayun melalui upacara yang dipusatkan di Lapangan Kecamatan BNS.

Hadir dalam kesempatan itu, Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf Taufiq Hanafi, LO TNI AL Kolonel Marinir Hendra Stiawan, Dandim 0422/Lambar Letkol Kav Adri Nurcahyo, Kasetumdam II/Swj, Letkol inf. Heriadi, Kasi Teritorial Korem 043/Gatam, Letkol Inf. Sahnun, Kasi Ren 043 /Gatam Letkol Inf Dominicus, Wadan Brigif Letkol Mar Datuk Sinaga, Bupati Lambar Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin, dan Wakil Bupati Pesisir Barat Erlina.

Bacaan Lainnya



Dalam arahannya Yusman Madayun mengatakam,  selama satu bulan sejak kegiatan TMMD ke-106 ini dibuka pada 2 Oktober 2019 lalu, para prajurit TNI, anggota Kepolisian, aparat Pemda, serta segenap komponen masyarakat telah bekerja keras, guna mencapai sasaran pembangunan, baik fisik maupun non fisik.

“Pada setiap kegiatan TMMD, kita dapat menyaksikan semangat kebersamaan serta gotong royong yang terpancar di setiap wajah sekaligus cucuran keringat masyarakat dan aparat yang bersama-sama bekerja di lapangan. Hal ini menjadi refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen bangsa, yang memiliki visi, misi dan tujuan bersama guna mengatasi berbagai persoalan pembangunan serta problematika kesejahteraan  masyarakat,” ujarnya.

Terusnya, semangat kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang  merupakan roh perjuangan bangsa dan akan terus dibangun serta dipelihara. Kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan bangsa, yang bermuara pada terbentuknya kekuatan pertahanan nasional yang kokoh.

“Oleh karena itu, saya selaku penanggung jawab keberhasilan operasional TMMD, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para gubernur, bupati, walikota, instansi kementerian terkait dan khususnya kepada seluruh masyarakat, yang telah bahu-membahu bersama prajurit TNI dan POLRI, mewujudkan pembangunan daerah yang menjadi sasaran pelaksanaan TMMD ke-106 tahun 2019 ini,” kata dia.

Dengan telah berakhirnya TMMD ke-106 ini, lanjut dia, ia berpesan, khususnya kepada anggota satgas TMMD dan segenap masyarakat agar memelihara terus semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI-POLRI dan rakyat. Jangan mudah terprovokasi oleh pihak manapun yang bertujuan untuk merusak persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Lambar.

“Tingkatkan semangat untuk bekerja dan membangun bersama, sebagai realisasi semangat gotong royong yang merupakan warisan asli budaya bangsa kita. Kemudian pelihara hasil-hasil program TMMD ke-106 ini dengan sebaik-baiknya, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh masyarakat dalam kurun waktu yang lebih lama,” ujarnya.

Kemudian, teruslah membangun dan mengembangkan potensi desa masing-masing, serta jadikan diri kita sebagai agen-agen pembangunan yang menyebarkan energi positif bagi lingkungan sekitar kita untuk terus  belajar dan memajukan desa di wilayah masing-masing.

“Kepada para prajurit yang tergabung dalam satgas TMMD agar memperhatikan faktor keamanan saat kembali ke induk pasukan masing-masing. Jadikanlah momen kegiatan TMMD ini sebagai pelajaran dan pengalaman tentang bagaimana menjadikan diri kita sebagai bagian dari solusi dan pendorong motivasi bagi rakyat. Karena TNI lahir dari rakyat, berjuang dan mengabdi untuk rakyat, apa yang terbaik untuk rakyat itu juga yang terbaik untuk TNI,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait