TNI-Polri Batasi Kendaraan Masuk Waykanan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Polres Waykanan bersama TNI dan Instansi terkait yang tergabung di Pos Pengamanan dan Pos Check Point melakukan penyekatan atau pembatasan kendaraan truk dan angkutan umum, Sabtu (25/4).

Kapolres Waykanan AKBP Binsar Manurung menyampaikan kedatangan pengemudi kendaran truk Non Sembako dan angkutan umum baik itu dari perbatasan Lampung Utara dan Sumatera Selatan yang akan masuk di Jalan Lintas Sumatera Kabupaten Waykanan harus diberhentikan kendaraannya oleh petugas Pos Pam Rest Area Kecamatan Gunung Labuhan dan Pos Check Point Simpang Perikanan Kampung Way Pisang Kecamatan Way Tuba. 

Bacaan Lainnya



“Penyekatan atau pembatasan ini berlaku untuk kendaraan truk non sembako, angkutan umum dan mobil pribadi yang tidak sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan berjumlah tiga orang,” tuturnya.

Sementara, lanjutnya, berdasarkan maklumat Kapolri, truk sembako dan angkutan logistik lainnya termasuk alat kesehatan dan BBM tidak dilarang karena distribusi logistik kebutuhan masyarakat harus aman dan lancar serta Polri wajib mengamankan distribusi bantuan sosial baik jumlah sasaran dan kualitasnya sesuai dengan program pemerintah.

“Jika masih melintasi perbatasan Martapura menuju Waykanan tujuan arah Bandarlampung kami imbau pengemudi untuk putar balik dan tidak ada lagi bus yang membawa penumpang yang bukan dalam wilayahnya,” tegas Kapolres.

Lebih jauh, Binsar mengatakan maksudnya, untuk memberikan pemahaman kepada pengendara dan penumpang angkutan umum tentang Covid-19 dan kami mendukung maklumat Kapolri serta mendukung kebijakan pemerintah dalam kaitannya dengan pelarangan mudik lebaran 2020 guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kegiatan ini akan terus dilakukan dalam rangka Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Krakatau 2020 yang akan berlangsung selama 37 hari. Terhitung mulai tanggal (TMT) 24 April 2020 s/d 30 Mei 2020 di seluruh wilayah hukum Polres Waykanan.

Masih menurut Kapolres, langkah itu bertujuan untuk melindungi warga Kabupaten Waykanan dari penyebaran virus Corona sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 1441 H dengan rasa aman dan nyaman.(wk1/mlo)



Pos terkait