TNI-Polri Bersinergi Disiplinkan Protokol Kesehatan 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Unsur TNI-Polri yang menjadi bagian dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terus mendukung upaya penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan di sejumlah objek pasar di Kecamatan Baturak. 

Dalam penegakan disiplin protokol kesehatan itu, para pelanggar protokol kesehatan mendapat sejumlah sanksi mulai dari teguran lisan dan tertulis, menyanyikan lagu nasional, membersihkan fasilitas umum, memungut sampah, hingga yang paling banyak adalah Push-up. 

Bacaan Lainnya



Kapolsek Sekincau AKP Sukimanto, S.Sos, M.M, mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik, M.H, mengatakan dalam pelaksanaan penegakan disiplin yang dilakukan, masih banyak ditemukan warga yang tidak menaati atau melanggar protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Untuk itu kita bersama unsur TNI, terus melakukan penegakan disiplin dalam rangka memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Bagi mereka yang melanggar kita berikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada,” ungkap Sukimanto.

Sanksi yang diberikan tersebut, yaitu sanksi administratif baik teguran lisan dan tertulis, menyanyikan lagu nasional, membersihkan fasilitas umum seperti menyapu jalan, memungut sampah, Push-up dan lainnya.

“Masih banyak warga kita temukan tidak disiplin dalam penerapan protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Para pelanggar banyak kita berikan sanksi seperti push up, upaya itu tidak lain bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, karena dengan kita melindungi diri sendiri maka kita juga melindungi orang banyak,” kata dia.

Pihaknya berharap, masyarakat dapat lebih waspada lagi terhadap penularan Covid-19, apalagi penularan Covid-19 sangat cepat, jika masyarakat tidak patuh protokol kesehatan maka akan lebih mudah tertular wabah tersebut. 

“Harapan kami masyarakat dapat lebih patuh lagi dalam menerapkan protokol kesehatan, jangan sampai kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah akibat ketidakpatuhan terhadap  protokol kesehatan,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait