Total Hadiah Ratusan Juta Disiapkan untuk Lomba Penyuluh Agama Teladan 

  • Whatsapp
Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Lambar Hi. Ali Mukhtar S.Ag, M.M.

Medialampung.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia kembali menggelar Pemilihan Penyuluh Teladan Tahun 2021 untuk kategori Penyuluh PNS dan non-PNS. Ajang lomba tersebut dilaksanakan secara berjenjang yaitu diawali di tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga ke tingkat nasional.

Untuk pelaksanaan di Lambar, Kasi Bimas Islam Hi. Ali Mukhtar, S.Ag, M.M, mendampingi Kakan Kemenag Maryan Hasan, S.Ag, M.Pd.I, mengatakan, pelaksanaan lomba untuk tingkat kabupaten Lambar rencana akan mulai dilaksanakan pekan depan dan untuk tingkat provinsi akan dilaksanakan pada juni mendatang. Pihaknya telah meminta kepada seluruh tenaga penyuluh di 15 kecamatan agar masing-masing dapat mengirimkan peserta lomba.

Bacaan Lainnya


“Di lambar total ada 80 penyuluh non PNS dan lima penyuluh PNS di 15 kecamatan, kita sudah minta ke mereka agar dapat mengirimkan satu peserta dari masing-masing kecamatan dan hari ini baru tiga peserta yang mendaftar,” kata Ali Mukhtar saat dihubungi Selasa (18/5). 

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan lomba tingkat kabupaten itu dimulai, saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi berkas khususnya administrasi meliputi Surat Keterangan (SK) terakhir, aktif melakukan bimbingan dan penyuluhan selama tiga tahun terakhir, pas foto, mengisi biodata.

Selanjutnya, Syarat kedua yakni syarat substansi, dimana peserta harus membuat makalah atau karya tulis ilmiah tentang kegiatan penyuluhan selama dua tahun, video pendek kegiatan penyuluhan serta membuat power point untuk presentasi.

“Ajang ini tentunya menjadi sarana untuk memotivasi dan melatih para penyuluh agama kita agar terus berperan aktif terutama di media sosial untuk mengikuti perkembangan zaman saat ini dan semoga dengan adanya ajang ini juga dapat melahirkan inovasi–inovasi untuk terus memberikan manfaat di tengah–tengah masyarakat,” harapnya.

Mengenai hadiah yang disiapkan panitia dan sebagai penyemangat bagi para peserta, ia menegaskan bahwa hadiah berupa uang tunai hanya diperoleh pada ajang lomba pada tingkat provinsi dan nasional. Sementara untuk tingkat kabupaten disebut hanya bersifat swadaya.

“Hadiah uang tunai hanya disiapkan untuk lomba di tingkat provinsi dan nasional, kalau tingkat kabupaten kita sifatnya swadaya, tapi yang terpenting adalah partisipasi para tenaga penyuluh semoga dengan semangat dan kesungguhan maka ada perwakilan dari lambar yang bisa maju ke tingkat nasional,” harapnya.

Ia menambahkan bahwa sesuai instruksi Kemenag RI, Gelaran ini merupakan bentuk apresiasi Kemenag atas peran Penyuluh yang memberikan bimbingan dan penyuluhan langsung kepada masyarakat.

Sebagaimana disebutkan dalam Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Penyuluh Teladan Pegawai Negeri Sipil dan Non Pegawai Negeri Sipil Tahun 2021, peserta terbaik pertama, kedua, ketiga, harapan pertama, kedua, dan ketiga masing-masing kategori berhak mendapatkan hadiah uang tunai dengan total hadiah sebesar 165 juta rupiah.

“Untuk tingkat nasional, Juara 1 hadiah 25 juta rupiah, Juara 2 hadiah 20 juta rupiah. Juara 3 hadiah 15 juta rupiah. Harapan satu hadiah 10 juta rupiah. Harapan dua hadiah 7,5 juta rupiah. Harapan tiga hadiah 5 juta rupiah,” pungkasnya.(edi/mlo)




Pos terkait