TPA Al-Istiqomah Mustolih Gelar Khotmil Qur’an – Peringati Maulid Nabi 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat dan pengasuh TPA Al-Istiqomah Mustolih menggelar peringatan Maulid Nabi,S.W.A sekaligus khotmil Qur’an dan zikir manaqib di Masjid Ar-Rahman di Pemangku Kurungan Aji, Pekon Sukarame Kecamatan Balikbukit, Jum’at (20/11).

Pengasuh TPA Al-Istiqomah Mustolih, yang juga Peratin Pekon Sukarame Takzim menyampaikan ucapan selamat kepada para santri yang telah mengikuti khotmil Qur’an. 

Bacaan Lainnya


“Semoga ini menjadi bekal untuk mempelajari ajaran Islam secara utuh, sekaligus menambah kecintaan terhadap Al-Qur’an dan yang tidak kalah pentingnya adalah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga para santri menjadi generasi yang Qur’ani,” ungkapnya.

Sementara terkait peringatan Maulid Nabi dan zikir manaqib tersebut, diharapkan selain dapat memetik setiap hikmah yang terkandung di dalamnya, juga menjadi sarana menjalin silaturahmi dengan seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga kegiatan ini menjadi pemupuk semangat kebersamaan masyarakat meningkatkan keimanan ketaqwaan kepada Allah S.W.T serta membangun jiwa gotong royong untuk terus mendukung program pemerintah pekon,” ungkapnya. 

Sementara itu, Ustadz Mujiman dalam ceramahnya, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tahun ini, meski dirayakan dengan penuh kesederhanaan ditengah pandemi covid-19 namun tidak mengurangi makna dan hikmah di balik hari lahir nabi Muhammad S.A.W ini.

“Salah satu hikmah yang dapat kita petik adalah sebagai refleksi rasa cinta kita sebagai umat kepada nabi Muhammad, S.A.W dan untuk merefleksikan rasa kita harus melakukan atau mengamalkan tiga hal, yaitu kita dianjurkan banyak menyebut namaNya, dalam hal ini kita banyak bershalawat yang merupakan pujian yang ditujukan untuk Nabi Muhammad S.A.W,” tuturnya.

Selanjutnya meneladani akhlak perilakunya serta terakhir yaitu lestarikan warisannya. Warisan Rasulullah Muhammad, S.A.W, yang pertama yaitu islam, yang terwujud dalam Al Qur’an dan Sunnah Rasul yaitu Hadits Nabi Muhammad SAW. 

“Maka perlu kita teladani Rasulullah Muhammad SAW, kita teladani sifatnya, perilakunya/perbuatannya, tutur katanya, pikirannya dan lain sebagainya. Kemudian kita lestarikan warisannya, yaitu Al Qur’an dan Hadits Rasulullah Muhammad S.A.W, termasuk juga para ulama sebagai pewaris para nabi,” imbuhnya. (edi/mlo)



Pos terkait