Tren Peningkatan Pasien Covid-19 di RSUDAU Masih Tinggi

  • Whatsapp
Direktur RSUD Alimuddin Umar dr. Iman Hendarman, Sp.A, M.Kes.

Medialampung.co.id – Jumlah pasien terkonfirmasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) masih belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Jumlah pasien yang dirawat di ruang isolasi maupun isolasi transisi rata-rata 23 pasien perhari. 

Direktur RSUDAU dr. Iman Hendarman, Sp.A, M.Kes., mengungkapkan, pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat tersebut berasal dari rujukan sejumlah puskesmas di Lambar maupun dari Pesisir Barat.

Bacaan Lainnya

“Untuk jumlah pasien Covid-19 yang kami tangani masih fluktuatif, dengan rata-rata 23 pasien perharinya dan untuk hari ini, jumlah pasien yang kami tangani sebanyak 30 pasien, rata-rata rujukan dari Puskesmas baik dari Lambar maupun dari Pesisir Barat mengingat rumah sakit kita menjadi salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19,” ungkap Iman Hendarman. 

Menurutnya, dari seluruh pasien yang dirawat terdiri dari pasien bergejala berat dan sedang dan sebagian kondisinya terus membaik, yang diharapkan bisa segera diberikan kesembuhan sehingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga di rumah. 

“Kami terus melakukan upaya maksimal untuk penyembuhan para pasien tersebut, dan alhamdulillah untuk persediaan obat-obatan hingga masalah oksigen tersedia dengan baik, sehingga tidak ada kendala dalam penanganan para pasien tersebut dan kondisi para pasien terus membaik,” kata Iman.

Mengingat kondisi para pasien terkonfirmasi Covid-19 yang masuk ke RSUDAU setempat dalam kondisi bergejala berat dan sedang, kata dia, maka pihaknya mengimbau kepada masyarakat, yang memiliki keluhan atau sakit dengan gejala yang mengarah ke Covid-19 untuk segera berobat, sehingga tidak bertambah parah terlebih jika memang penyakit yang diderita adalah Covid-19 ditambah lagi memiliki komorbid (penyakit penyerta).

”Seperti kita ketahui untuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia itu rata-rata karena memiliki penyakit penyerta dan bergejala berat, sehingga sebelum bertambah parah maka siapa yang sakit segera berobat, jangan takut dan jangan malu jika ternyata penyakit yang diderita itu Covid-19 karena itu bukan aib, dan perlu diketahui bahwa jika penanganan dilakukan secara cepat dan tepat insha Allah kesembuhan bisa lebih cepat,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait