Tukang Ojek Merangkap jadi Kurir Sabu

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Melakoni pekerjaan sebagai kurir Narkoba sejak Dua tahun lalu membuat T (50) harus mendekam di sel Mapolres Pringsewu. 

Pada Anggota Satresnarkoba Polres Pringsewu T mengakui sudah sejak 2 tahun yang lalu selain berprofesi sebagai tukang ojek dirinya juga merangkap sebagai kurir narkoba.

Bacaan Lainnya

Dimana narkoba tersebut didapat dari UM (51) yang sama-sama warga Gedongtataan Kabupaten Pesawaran.

“Setiap ada orang memesan sabu 5, tersangka T selalu membeli dari UM dengan nominal harga mulai Rp 100-400 ribu,” jelas Kasat Narkoba Iptu Khairul Yassin Ariga, S.Kom mewakili Kapolres AKBP Hamid Andri Sumantri, SIK. 

Kini keduanya diamankan di sel tahanan rutan Polres Pringsewu. “Dalam proses penyidikan perkara dijerat dengan pasal 114 ayat (1) UU RI No.35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tambahnya.

Untuk diketahui pengungkapan berawal dari adanya informasi masyarakat terkait akan adanya transaksi narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh tersangka T di wilayah Banyumas. 

Kemudian anggota Satnarkoba Polres Pringsewu melakukan penyergapan saat T sedang menunggu pemesan sabu di ruas jalan Pekon Banyu Urip Banyumas Rabu (6/10). Saat di geledah di kantong celana tersangka kami dapat BB 2 buah plastik klip berisi narkotika jenis sabu.

Iptu Khairul Yassin Ariga melanjutkan, setelah T tertangkap kemudian dilakukan pengembangan. Dan dari pengakuan tersangka diketahu Narkoba itu didapat dari UM yang kemudian dilakukan penggerebekan di rumahnya di wilayah Gedongtataan.(sag/mlo)


Pos terkait