Tumpukan Sampah di Saluran Drainase Perparah Kerusakan Jalan Amblas 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sumbatan saluran drainase akibat adanya aktivitas buang sampah sembarangan di saluran drainase semakin memperparah kerusakan jalan amblas di ruas jalan nasional tepatnya Tanjakan Tebasuokh l Pemangku II Waysemangka, Pekon Bedudu Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat. 

Kondisi itu, selain mengancam kerusakan bahu jalan yang lebih parah, area perkebunan kopi warga yang berada di bawah jalur tersebut kini rusak karena ketika hujan air yang berasal dari bahu jalan menggenangi areal perkebunan warga.

Bacaan Lainnya



Kepala Pemangku II Waysemangka, Andi membenarkan terkait kondisi kerusakan jalan amblas di ruas jalan nasional yang kian parah tersebut.

“Kondisi ini diperparah akibat tersumbatnya saluran drainase sehingga air meluap dan merusak jalan dan perkebunan warga, sumbatan disebabkan oleh tumpukah sampah rumah tangga dari wilayah atas yaitu Pekon Kejadian dan Pekon Kenali,” terangnya.

Sehingga, dengan kondisi itu, pihaknya berharap kesadaran masyarakat di dua pekon tersebut agar tidak membuang sampah di saluran drainase serta berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti kerusakan jalan yang kini semakin meluas sehingga mengancam putusnya bahu jalan.

“Kami minta kesadaran masyarakat supaya tidak membuang sampah di saluran drainase, karena kami yang berada di wilayah dataran rendah ini yang terkena dampaknya,” harapnya. 

Selain itu, terusnya, terkait areal perkebunan yang rusak akibat terjangan air tersebut, warga setempat telah lama menantikan perbaikan jalan amblas tersebut. Sebab, jika hujan tanaman kopi diare perkebunan tersebut kerap tergenang.

“Setiap hujan memang aliran itu masuk ke lahan perkebunan warga sehingga menimbulkan longsor dan merusak tanaman kopi. Warga berharap perhatian pemerintah segera melakukan penanganan yang diharapkan betul-betul dilaksanakan secara matang mengingat jalan ini sudah pernah diperbaiki tapi rusak lagi,” pungkasnya.(edi/mlo)




Pos terkait