Tunjang Kegiatan Usaha KWT, Disbunnak Salurkan Bantuan Mesin Produksi Kopi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id –  Setelah sebelumnya selesai membangun rumah produksi kopi bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) di Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau dan Pekon Sukabumi Kecamatan Batubrak.

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Lampung Barat kembali menyalurkan sejumlah bantuan alat dan mesin penunjang kegiatan usaha KWT.

Bacaan Lainnya



Kepala Disbunnak Agustanto Basmar S.P, M.Si, mengatakan, bantuan alat berupa mesin roasting, mesin giling dan mesin sealer/pengemas itu bersumber bantuan dari pemerintah pusat dalam hal ini Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI). Di Lambar bantuan itu disalurkan untuk empat KWT yang tersebar di empat kecamatan.

“Tahun ini ada empat KWT, dan alat dan mesin ini baru tersalur untuk dua KWT yaitu KWT Sehati di Pekon Bedudu  dan KWT di Pekon Sukabumi, sementara dua KWT lainnya di Kecamatan Sumberjaya  dan Gedung Surian saat ini masih menunggu sampai pembangunan rumah produksinya selesai,” jelas Agus.  

Dengan hadirnya bantuan ini, pihaknya berharap agar dapat lebih memaksimalkan Kualitas produksi Kopi yang ada di Lambar. Dengan demikian, mampu bersaing dengan sektor produksi kopi lainnya.

“Tentu dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat memaksimalkan dan mendorong usaha kopi yang digeluti KWT dan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas produk dan pemasaran hasil kopinya,” pesannya.

Selain mendukung penyediaan sarana prasarana atau alat pendukung kegiatan produksi kopi, pihaknya juga akan melakukan serangkaian pembinaan untuk komoditas kopi, mulai dari sertifikasi mutu, bimbingan teknis, untuk menghasilkan kualitas yang optimal.

“Program ini sebagai  bentuk komitmen pemerintah dalam membantu petani kopi untuk meningkatkan kapasitas produksinya, kita berharap program-program peningkatan produksi kopi mendapat dukungan penuh dari masyarakat mulai dari petani yang berkomitmen melakukan perawatan untuk menghasilkan mutu biji kopi yang maksimal begitu pun dengan para pengusaha yang terus mendukung kegiatan pemasaran,” imbuhnya. (edi/mlo)



Pos terkait