Turunkan 40 Pesonel dan 8 Armada Truk, DLH Lambar Sisir Sampah di TPS Liar 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2021, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Barat melakukan penyisiran terhadap sampah-sampah di sejumlah titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar, di sepanjang jalur Sumberjaya hingga Sukau, Jumat (4/6). 

Kabid Kebersihan Heriyanto mendampingi Kepala DLH Lambar Ansari mengungkapkan,  dalam melakukan penyisiran sampah tersebut, pihaknya menurunkan 40 personel, atau delapan unit armada truk dengan masing-masing terdiri dari lima orang personel. 

Bacaan Lainnya


“Petugas kami melakukan penyisiran sampah dari Sumberjaya hingga Sukau, khususnya pada titik-titik TPS liar di sepanjang jalur tersebut, yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat khususnya pengguna jalan,” ungkap Heriyanto. 

Sampah hasil penyisiran yang dilakukan, kata dia, selanjutnya akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Pekon Bahway. Kegiatan tersebut ditargetkan selesai dalam satu hari, dan untuk efektivitas personel maupun armada truk yang diturunkan terbagi di beberapa wilayah. 

“Selanjutnya, insha Allah kedepannya akan dilakukan pemagaran pada TPS liar, sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah di lokasi dimaksud, yang tentunya selain dikeluhkan oleh pengguna  jalan karena pemandangan sampah ditambah aroma yang kurang sedap, juga ini berkaitan dengan lingkungan yang bisa tercemar,” kata dia. 

Lebih lanjut Heriyanto mengungkapkan, terkait masalah sampah rumah tangga, ia mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan mengolah sampah rumah tangga sendiri di rumah, dengan melakukan pemilahan antara sampah organik dan non organik. 

“Sebenarnya kalau sampah limbah rumah tangga diolah sendiri oleh keluarga, dengan memilah antara sampah organik lalu bisa diolah menjadi pupuk kompos, kemudian sampah organik seperti plastik dan lainnya dipilah untuk dijual, jika semua rumah tangga menerapkan itu maka penumpukan sampah terlebih di TPS liar bisa diminimalisasi,” pungkasnya. (nop/mlo)




Pos terkait