Tutup Akses Pengunjung, Rutan Krui Siapkan Video Call

  • Whatsapp
Kepala Rutan Kelas IIB Krui, M.Hendra Ibmansyah, SH, MH

Medialampung.co.idWarga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Krui Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menggunakan fasilitas video call conference untuk berkomunikasi dengan keluarga. Sehingga untuk sementara pengunjung yang datang tidak diperkenankan bertatap muka langsung dengan WBP di Rutan Krui.

Kepala Rutan Kelas IIB Krui, M.Hendra Ibmansyah, S.H, M.H., mengatakan kebijakan itu sesuai perintah Kanwil Kemenkumham Provinsi Lampung sebagai antisipasi atau upaya penyebaran virus corona (Covid-19) terhadap WBP. Karena itu WBP juga harus benar-benar dilindungi dari ancaman penyakit itu.

Bacaan Lainnya



“Sejak Selasa (17/3) di Rutan Krui menutup sementara akses pengunjung untuk bertemu langsung dengan WBP,” katanya, Jum’at (20/3).

Meski begitu, lanjutnya, Rutan Krui tetap menyiapkan alternatif lain bagi WBP, yakni jika ada WBP yang ingin berkomunikasi dengan keluarga maka akan dilayani melalui video call conference yang berbasis online.

Selain menutup akses sementara bagi pengunjung yang ingin bertemu dengan WBP, Rutan Krui juga membatasi berbagai kegiatan yang melibatkan pihak dari luar Rutan seperti pertemuan atau kegiatan lainnya.

“Semua kegiatan di dalam Rutan Krui ini ada perubahan, terutama yang berkaitan langsung dengan WBP. Kita juga tetap memaksimalkan kebersihan lingkungan maupun seluruh WBP,” jelasnya.

Sedangkan, masih kata dia, untuk instruksi lainnya hingga kini masih menunggu, salah satunya terkait dengan penutupan sementara bagi pengunjung yang ingin bertemu dengan WBP tersebut belum bisa dipastikan hingga kapan. 

“Kita juga tetap akan memaksimalkan pembinaan terhadap WBP di Rutan Krui ini, jangan sampai karena adanya perubahan kegiatan berdampak pada pembinaan WBP,” ujarnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga tetap meminta kepada para pegawai maupun petugas di Rutan Krui untuk tetap melaksanakan tugas dengan maksimal, serta mengutamakan kesehatannya. Rutan Krui juga akan tetap memberikan informasi kepada keluarga WBP jika memang nanti ada informasi lanjutan dari Provinsi maupun Pusat terkait dengan akses pengunjung yang akan bertemu langsung dengan WBP.

“Terkait dengan fasilitas video call conference yang sudah disiapkan Rutan Krui, komunikasi WBP dengan keluarga tetap dalam pengawasan petugas Rutan Krui,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait