Tutup Bulan, Pekon Batuapi dan Pagardewa Salurkan BLT-DD 

  • Whatsapp
Pekon Pagadewa dan Batuapi Kecamatan Pagardewa salurkan BLT-DD periode Agustus

Medialampung.co.id – Tutup Agustus, Pekon Batuapi, dan Pekon Pagardewa, Kecamatan Pagardewa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) gelombang Dua untuk periode Agustus.

Pembagian yang dihelat di balai pekon masing-masing tersebut selain dihadiri seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan unsur terkait pekon, juga pihak Kecamatan Pagardewa dan Pendamping Lokal Desa, Pendamping Kecamatan. 

Bacaan Lainnya



Seperti dibatu api jumlah KPM sebanyak 62 Kepala Keluarga (KK). Dimana secara simbolis penyerahan bantuan senilai  Rp300 ribu/KPM dipimpin langsung Penjabat (Pj) Peratin Nurohim. 

Dalam sambutannya, Nurohim menghimbau warganya agar tidak lalai dalam mentaati protokol kesehatan (prokes) upaya menghindarkan diri dari paparan virus corona.

“Penggunaan masker, rajin cuci tangan, jaga jarak adalah upaya dalam mencegah dan menghindari paparan covid-19, oleh sebab itu jangan disepelekan, apalagi merasa jumawa akan bahaya virus tersebut,” pesannya.

Pihaknya juga menyebutkan sekarang ini sedang berlangsung musim kemarau, warga juga perlu memperhatikan bahaya kebakaran. Karena itu agar lebih bijak dalam penggunaan sarana yang berkaitan dengan api. 

“Saat ini juga bahaya kebakaran mengancam dengan kondisi alam yang tengah kemarau, karena itu sebaiknya, kita melakukan antisipasi seperti lebih teliti saat meninggalkan rumah, atau lebih berhati-hati saat penggunaan api ketika di kebun kopi,” ajaknya.

Sementara dalam sambutan Peratin Pagardewa Rusdani, bantuan yang diberikan secara utuh tersebut, diharapkan dimanfaatkan sebagaimana sasarannya.

“Ini bantuan merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab pemerintah kepada rakyat. Karena itu gunakan sesuai sasaran,” tegasnya.

Pihaknya juga meminta momentum musim kopi yang saat ini tengah berlangsung, petani mulai melakukan persiapan seperti persiapan penyediaan pangan.

“Kita semua belum tau pasti kondisi dimas yang akan datang, oleh sebab itu dengan saat ini kita sedang musim kopi, agar dana disimpan untuk persiapan saat paceklik,” ajak pihaknya.

Selain itu, warga diminta untuk terus berperan dalam menjaga kekondusifan pekon dari tindak kejahatan.

“Ayo kita terus dukung aparat keamanan dalam menjaga kenyamanan dan ketentraman pekon,” tandasnya. (rin/mlo)



Pos terkait