Uji Coba Landasan Pacu Sukses

  • Whatsapp

Medialampung.co.id, PESISIR TENGAH – Uji Coba Penerbangan Maskapai Wings Air ATR-72-500/600, di Banda M. Taufiq Kiemas, Pekon Seray, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), berjalan dengan lancar, kemarin Selasa (14/4) sekira pukul 14.30 Wib.
Penerbangan perdana Wings Air di Bandara M. Taufiq Kiemas di pimpin oleh Pilot Kapten Richard Saerang dan Co. Pilot Kapten Emal Erwandhani, disambut langsung oleh bupati Pesbar Dr. Drs. Hi. Agus Istiqlal, S.H, M.H, Wabup Erlina, S.P, M.H., Pj. Sekkab Pesbar Ir. N. Lingga Kusuma, M.P., dan jajaran perangkat daerah dilingkungan Pemkab Pesbar.
Dalam uji coba penerbangan tersebut, Agus Istiqlal didampingi Erlina menyampaikan bahwa Bandara M. Taufiq Kiemas tidak hanya akan melayani penerbangan untuk masyarakat Pesbar saja, melainkan masyarakat dari kabupaten lainnya, seperti Lampung Barat, Oku Selatan Provinsi Sumatera, dan Kaur Provinsi Bengkulu.
“ Bandara ini sangat mudah di jangkau oleh masyarakat dari sejumlah kabupaten yang berada disekitar Kabupaten Pesbar ini, sehingga prospeknya tidak hanya untuk masyarakat Pesbar saja melainkan dari kabupaten lainnya,” kata dia.
Lanjutnya, dengan rutinnya penerbangan Wings Air di Bandara M. Taufiq Kiemas, dirinya telah menyiapkan surat edaran agar seluruh PNS dilingkungan Pemkab Pesbar dalam melaksanakan perjalanan dinas menggunakan transportasi udara.
“ Surat Edaran sudah saya siapkan, seluruh PNS dalam melaksanakan perjalanan Dinas Wajib menggunakan transportasi udara dari Bandara M. Taufiq Kiemas menuju Bandara raden Intan II,” tegasnya.
Sementara itu, Kapten Richard Saerang mengatakan penerbangan komersil pertama Maskapai Wings Air di Bandara M. Taufiq Kiemas akan mulai dilaksanakan pada sabtu (25/5) mendatang dengan rute Bandara Raden Intan II-Bandara M. Taufiq Kiemas.
“ Dalam kelanjutan penerbangannya, kita akan melihat jumlah penumpang dalam setiap penerbangan yang kita lakukan, sehingga kita bisa melakukan evaluasi seperti apa perkembangan penerbangannya nanti,” kata dia.
Sementara itu, terkait tarif ongkos dalam satu kali penerbangan dari bandara M. Taufiq Kiemas menuju Bandara raden Intan II belum pihaknya tetapkan, karena masih dilakukan pembahasan dengan pemerintah pusat.
“ Untuk tarif ongkos penerbangan belum bisa kita tentukan berapa, karena sampai sekarang masih dibahas, kemungkinan sebelum penerbangan komersil perdana nanti sudah kita tentukan,” jelasnya.
Saat disinggu terkait kondisi bandara, Richard menyatakan bahwa kondisi bandara sudah bagus, dan layak untuk dilakukan penerbangan pesawat ATR, namun ada sejumlah catatan yang disampaikan seperti landasan pacu perlu penambahan panjang landasan, serta penmabahan sejumlah saran pendukung.
“ Untuk kondisi bandara mungkin perlu penambahan landasan pacu, serta alat navigasi, serta penambahan sarana serta fasilitas penunjang lainnya,” terangnya.
Dirinya berharap, masyarakat Pesisir Barat, ataupun masyarakat dari kabupaten lainnya, dapat mendukung penerbangan di Bandara M. Taufiq Kiemas, sehingga penerbangan tidak hanya dilakukan satu atau dua kali saja melainkan dilakukan secara rutin.
“ Kita harap penerbangan di Bandara ini bisa dilakukan secara berkesinambungan, karena itu dukungan dari masyarakat sangat kita harapkan kedepannya,” pungkasnya. (yog/mlo)



Pos terkait