Upaya Ciptakan Kenyamanan Siswa di Lingkungan Sekolah

  • Whatsapp
Dinas PPPA Bandarlampung menggelar mensosialisasikan MRA, TIRA dan KHA bagi pendidikan dan tenaga pendidikan serta pengelola tempat ibadah di lingkungan Kemenag Kota Bandarlampung, Rabu (26/2). Foto Dedi

Medialampung.co.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bandarlampung mensosialisasikan Madrasah Ramah Anak (MRA), Tempat Ibadah Ramah Anak (TIRA) dan Konvensi Hak Anak (KHA) bagi pendidikan dan tenaga pendidikan serta pengelola tempat ibadah di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandarlampung, Rabu (26/2).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bandarlampung Sri Asiyah, Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama Bandarlampung Hi. M. Aris Rayusman, S.Ag, M.Pdi., fasilitator dr. Sowiyah, M.Pd., para tenaga pendidik dan undangan lainnya.

Bacaan Lainnya



Menurut Aris Rayusman, kemenag ikut serta memfalisitasi kegiatan sosialisasi ramah anak dan pemberdayaan perempuan.

Kegiatan tersebut merupakan program nasional, dan nantinya akan dibuat setiap jenjang madrasah, ibtidaiyah dan aliyah, dimana di setiap jenjang akan ada satu sekolah sebagai percontohan sekolah ramah terhadap anak.

”Sebagai sekolah ramah anak, guru harus ramah terhadap murid dan menciptakan kenyamanan bagi siswa ketika sedang berada di lingkungan sekolah. Jangan sapai siswa merasa terbebani ketika berada di sekolah, tapi justru bagai mana caranya mereka ingin selalu berada di sekolah,” ujar Aris.

Sementara Kepala Dinas PPPA, Sri Asiyah mengatakan bahwa setiap tenaga pendidik harus menerapkan program ramah anak dan memiliki kewajiban mejaga siswa khususnya di Kota Bandarlampung dan di Provinsi Lampung pada umumnya.

Seluruh sekolah madrasah ditargetkan menjadi sekolah ramah anak, guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan sebagai dasar kemanusiaan adil dan beradab serta mewujudkan sekolah yang aman, bersih, inklusif dan nyaman bagi perkembangan peserta didik.



Pos terkait