Update 12 Februari, Terkonfirmasi Covid-19 di Lambar Bertambah 11 Orang

  • Whatsapp
Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH.

Medialampung.co.id – Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat belum menunjukkan ada tanda-tanda akan berakhir. Berdasarkan update data per 12 Februari 2021 terjadi penambahan sebanyak 11 orang, sepuluh orang merupakan hasil tracing terhadap terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya dan satu orang kasus baru. 

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH., mengungkapkan, dengan bertambah 11 orang maka saat ini terkonfirmasi Covid-19 di Lambar mencapai 336 orang dengan angka kematian mencapai 11 orang. 

Bacaan Lainnya

“Untuk penambahan 11 orang update terbaru tersebut berasal dari Kecamatan Balikbukit sebanyak delapan orang, tujuh merupakan hasil tracing dan satu kasus baru selanjutnya Sukau dua orang hasil tracing dan satu orang dari Kecamatan Lumbokseminung yang juga hasil tracing, ” ungkap Erna Yanti, Minggu (12/2). 

Dengan adanya penambahan sebanyak 11 orang tersebut, lanjut Erna, maka petugas di tiga puskesmas tersebut menindaklanjutinya dengan melakukan tracing, untuk mencari orang-orang yang sempat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi. Seperti biasa ketika nantinya hasil tracing dilakukan rapid test hasilnya reaktif, maka dilanjutkan dengan dilakukan Swab. 

“Petugas kami sedang melakukan tracing, tetapi semoga tidak ada lagi penambahan dari 11 kasus terakhir tersebut,” kata dia. 

Erna melanjutkan, untuk jumlah pasien isolasi dan masih dalam pengawasan petugas kesehatan saat ini sebanyak 34 orang tersebar di sejumlah kecamatan. Pihaknya tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes), karena dengan begitu akan terhindari dari penyebaran Covid-19. 

“Kita harus bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, minimal 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait