Usaha Bibit Pisang BUMDes Pekon Gedungsurian Dilirik Investor Jambi

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Usaha bidang pembibitan, pisang dan beberapa jenis kayu buah lainnya milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Permata Mandiri, Pekon Gedungsurian, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang dibina Peratin Boimin, mulai dilirik investor lokal seperti pengusaha perkebunan asal Provinsi Jambi. 

Kedatangan investor dari luar provinsi tersebut, tak lain untuk membeli usaha bibit pisang yang diproduksi BUMDes setempat.

Bacaan Lainnya



Dikatakan Peratin Boimin, usaha pembibitan yang mulai ditekuni secara serius sejak awal 2020 itu, saat ini hasilnya cukup menjanjikan, dimana untuk pembeli lokal khususnya dari wilayah Kabupaten Lambar sudah cukup banyak pemesanan.

Dan yang terkini sebagai pemecah rekor pembeli dari Jambi yang sengaja datang untuk melihat langsung sistem pembibitan yang bonggol awalnya diambil dari pulau jawa tersebut. 

Disebutkannya, kedatang pembeli yang jauh-jauh datang dari Jambi tersebut, bukanlah karena adanya ikatan emosional antara pihak BUMDes atau terkait pekon. Melainkan kedatangan tersebut karena mengetahui melalui media sosial (medsos) tentang usaha pengadaan bibit pisang yang diproduksi, BUMDes Permata Mandiri tersebut.

“Pembeli dari Jambi sengaja datang untuk membeli bibit pisang seperti jenis Cavendish dan beberapa jenis lainnya, dengan lahan yang telah mereka siapkan seluas 14 Hektar,” terang Boimin. 

Sekedar diketahui, usaha pembibitan pisang yang menjadi usaha utama di bidang pembibitan tersebut, bukanlah bibit yang digali dari rumpun pisang, melainkan bibit yang diolah langsung dari bonggol yang didatangkan dari pulau jawa, 

Dalam usaha itu pihak pekon awalnya mengundang ahlinya dalam rangka memberikan pelajaran tata cara penyemaian bibit pisang untuk menghasilkan pisang super. 

Tanaman pisang sendiri menjadi usaha yang cukup menjanjikan dan sangat tepat dikebangkan di Kabupaten Lambar karena tanaman itu dapat menjadi tanaman tumpangsari perkebunan kopi. Yang saat ini sudah banyak dibudidayakan masyarakat lambar.

Selain itu harga jual pisang yang cukup tinggi, dimana untuk jenis cavendish sendiri mampu dijual seharga Rp3.000 per kilogram, dan setiap tandannya per batang antara 30-40 Kilogram untuk jenis pisang super. (rin/mlo)



Pos terkait