Usai Senam, Parosil Pimpin Gotong Royong di Batubrak

  • Whatsapp

Medialampung.co.ud -Usai melaksanakan senam bersama di lapangan kantor Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat. Bupati Hi. Parosil Mabsus melanjutkan kegiatan dengan memimpin aksi gotong royong di sepanjang ruas jalan nasional di wilayah setempat, Kamis (27/2/2020).

Kegiatan yang di ikuti oleh sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur pimpinan kecamatan serta aparatur pemerintah kecamatan dan pekon itu merupakan salah satu komitmen Pemkab Lambar untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Bacaan Lainnya



Pakcik–sapaan Parosil Mabsus, mengajak masyarakat untuk aktif berolahraga dan menjaga kesehatan jasmani melalui kegiatan senam bersama. Itu merupakan upaya Pemkab untuk memasyarakatkan olahraga untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

 “Kegiatan ini juga dalam rangka mewujudkan visi misi Pemkab menuju Lampung Barat Hebat. Selain itu juga untuk mengajak masyarakat berprilaku cerdas untuk mengecek kesehatan secara teratur dan rajin berolahraga,”kata Pakcik.

Selain memelihara kesehatan tubuh melali olahraga, ia juga mengajak masyarakat untuk memelihara keberishan lingkungan dengan aktif melaksanakan gotong royong seperti yang dilaksanakan di ruas jalan nasional.

 “Sekaligus kita laksanakan gotong royong dengan membersihkan selokan dan tanam tumbuh di jalan nasional. Saya mengimbau kepada masyarakat, agar terus menjaga semangat gotong royong, karena ini menjadi salah satu cara untuk mencintai lingkungan,” kata dia.

Menurutnya,  di dalam gotong -royong terdapat makna silaturahmi untuk terus menciptakan kebersamaan antar semua kalangan dalam membangun sebuah daerah. Maksud dari kegiatan gotong-royong ini yakni untuk membangun kembali budaya gotong-royong yang  telah lama ditinggalkan.

 “Disamping itu, kami berharap masyarakat dapat bekerjasama untuk mendukung mewujudkan semua program kerja Pemkab untuk menuju Lampung Barat Hebat,” imbuhnya.

Lebih jauh ia menjelaskan,  masyarakat asli Lampung memiliki semangat gotong royong yang memiliki arti semangat untuk saling menolong, peduli dan bersatu dalam segala hal. Hal tersebut tentu menjadi pendorong agar masyarakat lambar dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan.

“Saya berharap kepada masyarakat agar kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin, dapat  diterapkan oleh seluruh jajaran mulai dari pemerintah kecamatan hingga tingkat pekon. Karena selain untuk menjaga kebersihan lingkungan juga tercipta budaya gotong-royong,” harapnya. (edi/mlo)



Pos terkait