Usut Pencurian Sapi di Sekincau, Polsek Sekincau Tunggu Laporan Korban

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Meski telah melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebagai bentuk respon, terkait kasus pencurian sapi sebanyak tiga ekor yang diinformasikan merupakan sapi bantuan untuk Kelompok Tani (Poktan) Sukotani Sejahtera  Kelurahan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Senin (30/11).

Namun, Polsek Sekincau belum melakukan tindak lanjut untuk penyelidikan. Hal itu dikarenakan pemilik sapi atau kelompok belum memberikan laporan.

Bacaan Lainnya

“Memang betul ada informasi kejadian kehilangan sapi tiga ekor yang kandangnya di Balai Benih Induk (BBI) Sekincau, dan sudah dilakukan pengecekan lokasi, tapi kami belum melakukan penyelidikan lanjutan karena belum ada laporan resmi dari pihak korban kehilangan,” tegas Kapolsek Sekincau AKP Sukimanto, mendampingi Kapolres AKBP Rachmad Tri Haryadi, S.Ik.,

Lanjut Sukimanto dari informasi masuk, beberapa hal yang harus ditindaklanjuti,  Seperti selama ini banyak masyarakat tidak mengetahui adanya peternakan sapi yang merupakan sapi bantuan di lokasi BBI.

“Selama ini banyak tidak mengetahui terkait keberadaan sapi-sapi bantuan itu. Bahkan jika kami tau adanya peternakan sapi bantuan di lokasi itu tentu jajaran Polsek rutinkan patroli ke lokasi sebagai bentuk penjagaan Keamanan Ketertiban Masyarakat,” tegasnya.

Disebutkan untuk sementara waktu Polsek Sekincau masih akan menunggu laporan dari pihak korban. Sekaligus mendalami untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya. 

Terpisah Lurah Sekincau Juarasa, S.Kom., membenarkan kejadian itu, dan itu disampaikan oleh anggota kelompok kepadanya. Namun terkait apa perkembangan proses tindaklanjutnya dia juga tidak mengetahui.

“Yang dikasih tau ada tiga sapi hilang. Dan disampaikan di lokasi BBI sapi lebih dari Tiga. Tapi untuk lebih jelas silahkan ke kelompok,” anjurannya. 

Di tempat lain dikatakan Ketua Poktan Sukotani, Wasis, kejadian itu sudah dilaporkan pihaknya ke bagian reskrim Polsek Sekincau. Dan dia menyebutkan bantuan sapi yang diperoleh sebanyak Enam ekor lebih kurang dua tahun kemarin dari Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Lampung.

Sedangkan penempatan kandang di lokasi BBI, atas dasar pinjam tempat, dan ada anggota yang menjaga.

“Karena ini sifatnya bantuan tidak ada ketentuan harus diganti, tapi kami tentunya akan berupaya agar dapat mengganti yang hilang,” katanya. 

Sementara menurut dia aksi pencurian itu dilakukan tengah malam menjelang subuh saat sedang lelap-lelapnya tidur. Dan diperkirakan dalam aksi itu pelaku menggunakan kendaraan Roda Empat (R4). (r1n/mlo)


Pos terkait