Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Segera Dimulai, Puskesmas Lakukan Sosialisasi 

Medialampung.co.id – Untuk mensukseskan program vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun, Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat melalui Puskesmas Sukau melakukan sosialisasi pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun, di Aula Puskesmas setempat, Kamis (13/1).

Kepala UPT Puskesmas Sukau Sardi S.K.M, menerangkan bahwa rencana pelaksanaan vaksinasi kepada anak usia 6-11 tahun ini merupakan program pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19. 

Bacaan Lainnya

Untuk itu perlu dukungan dari semua pihak, selain tenaga kesehatan, TNI-Polri juga dari kalangan tenaga pendidik maupun orang tua.

“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun rencananya baru akan dicanangkan pada Selasa (18/1) mendatang, terkait keamanan vaksin Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun, tentu kami pastikan aman dan bermanfaat. Karena sudah melalui rangkaian uji klinis yang ketat,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya berharap semua pihak mendukung rencana vaksinasi anak usia 6-11 tahun di wilayah Kecamatan Sukau dan secara teknis  Pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun ini nantinya akan diberikan sebanyak dua kali penyuntikan atau dosis satu dan dua.

“Untuk lokasi pelaksanaannya nanti bisa di sekolah dasar atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) masing-masing. Untuk yang tidak sekolah, vaksinasi bisa juga di Puskesmas,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan dalam sosialisasi tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan seluruh kepala sekolah terutama tingkat SD/MI  agar dapat melaporkan data calon peserta vaksin ke Puskesmas.

“Untuk bagi anak yang di usia itu masih belum sekolah, kami telah berkoordinasi pemerintah pekon untuk mendata dan melaporkan ke Puskesmas,” imbuhnya.

Disisi lain ia menambahkan bahwa melalui sosialisasi ini juga diharapkan semua dapat berperan memberikan pemahaman kepada orang tua dan wali murid tentang tujuan dan manfaat dari vaksin Covid-19.

“Vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini merupakan upaya kita untuk melindungi anak –anak dari Covid-19  di tengah pemberlakukan pembelajaran tatap muka yang kini sudah mulai aktif di sekolah,” imbuhnya.(edi)

Pos terkait