Wabah Covid-19 Berdampak Terhadap Petani, Pemkab Akan Lakukan Gebrakan

  • Whatsapp
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikuktura Kabupaten Lambar Yedi Ruhyadi

Medialampung.co.id – Wabah virus corona (Covid-19) yang terjadi di dunia termasuk di negara Indonesia bukan hanya berdampak terhadap pemerintahan, pengusaha, pedagang, masyarakat namun juga berdampak terhadap petani khususnya petani padi dan hortikultura di Kabupaten Lambar.

“Wabah Covid-19 ini juga berdampak terdapat petani. Sehingga kita perlu ada gebrakan berupa gerakan untuk memotivasi para petani karena selama ini petani hanya mengandalkan penghasilan dari panen saja,” ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Yedi Ruhyadi, S.P, Kamis (16/4)   

Bacaan Lainnya



Menurut Yedi, gerakan untuk memotivasi para petani seperti halnya melalui gerakan padat karya.

“Kita akan mengusulkan kegiatan kepada pemerintah daerah terkait dampak dari wabah Covid-19,  rencananya kegiatan yang akan diusulkan adalah padat karya berupa pembangunan jalan usaha tani. Jadi nantinya para petani memiliki usaha lain yaitu upahan untuk membangun jalan usaha tani tersebut sehingga petani memiliki penghasilan diluar hasil panen selama ini,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga berencana akan mengusulkan kegiatan pengembangan tanaman cabai rawit di Kabupaten Lambar dalam rangka penanggulangan dampak Covid-19.

“Alasan kami memilih cabai rawit, selain tahan lama juga pemasaran lancar dan harganya relatif stabil,” aku Yedi.

Lanjut dia, tanaman cabai rawit juga bisa ditanam di sela sela kebun kopi, pekarangan rumah dan lahan lainnya menggunakan polybag dan sarana lainnya. 

“Untuk bibit cabai akan kita ajukan juga kepada pemerintah daerah termasuk pupuk. Kita berharap dengan adanya pengembangan cabai rawit ini, selain untuk mencukupi kebutuhan keluarga juga hasilnya bisa dijual untuk menambah penghasilan masyarakat,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait