Wafat Sebelum Hasil Swab Keluar, Warga Karangagung Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 

  • Whatsapp
foto ilustrasi

Medialampung.co.id – Tn. MJ, (64) warga Pekon Karangagung, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang wafat pada Senin (25/1) pukul 10.50 WIB, dimakamkan dengan protokol Covid-19 oleh tim medis Rumah Sakit Daerah Alimudin Umar (RSDAU) di Pemakaman Talangbali, Pekon Srimenanti, Kecamatan Airhitam. 

Berdasarkan informasi dari pihak UPT Puskesmas Pajarbulan, sebelumnya almarhum  menjalani swab tanggal 19 Januari, dan masih menunggu hasilnya. 

Bacaan Lainnya

Surveilan Puskesmas Pajarbulan, Dahlia, M.Kep., mendampingi Kepala Puskesmas Yetty Susanti, S.Si, M.Kes., menyebutkan, Tn. MJ menjalani swab setelah istrinya yakni Ny. TK (60) dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. 

“Hari ini Ny. Tk, dinyatakan bebas dari Covid-19 setelah menjalani isolasi mandiri sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Namun justru Tn. MJ, suaminya Nyonya Tk, meninggal. Kepergiannya terbilang mendadak, sebab sebelumnya tidak ada tanda-tanda sakit. Hanya sekitar dua jam sebelum menghembuskan nafas terakhir, dirinya merasa sesak napas, dan memang memiliki riwayat penyakit darah tinggi,” tegasnya.

Satgas Covid-19 Kecamatan Waytenong menyerahkan surat keterangan selesai menjalani isolasi dan sembuh dari Covid-19 untuk empat warga di kecamatan itu

Dahlia juga menyebutkan, Senin ini sebanyak Empat pasien Covid-19  yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri telah selesai dan dapat beraktifitas seperti biasa.

“Sekarang ada enam lagi pasien yang masih menjalani isolasi dan kondisinya baik,” ujarnya.

Terpisah dari pihak keluarga di Talang Bali, Ketut Dharma Yatra, menyebutkan, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada pihak medis untuk memakamkan jasad Tn. MJ secara protokol Covid-19.

“Nantinya untuk proses keagamaan ngaben almarhum, dilaksanakan dengan alternatif kedua, yakni dengan simbol,” tandasnya.(r1n/mlo)


Pos terkait