Wagub Nunik Hadiri Diskusi Simpul Literasi se-Lampung

  • Whatsapp
Wakil Gubernur Chusnunia saat hadir sebagai keynote speaker melalui virtual meeting.

Medialampung.co.id – Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, M.Si., M.Kn., Ph.D., (Nunik) hadir sebagai Keynote Speaker pada Simpul Literasi se-Provinsi Lampung  dengan tema Being Literate Bersama Mewujudkan Lampung Sebagai Provinsi Literasi, bersama Rektor UIN Raden Inten Lampung melalui virtual meeting, Kamis (11/6).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung juga turut menghadiri diskusi tersebut di Ruang Command Center, Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung. Selain itu dihadiri pula oleh Kepala Bappeda, Kadis Perpustakaan dan Arsip, anggota DPRD Provinsi Lampung dan para bupati, Rektor Muhammadiyah Lampung dan dinas/instansi teknis terkait di Lingkungan Pemprov Lampung.

Bacaan Lainnya



Provinsi Lampung saat ini belum pada tahapan new normal. Lampung saat ini masih berada pada tahapan penuntasan, maka dari itu surveillant tetap bekerja untuk tracking atau trekking, memastikan pengendalian Covid-19 di Provinsi Lampung ini bisa maksimal dan berjalan baik.

“Hari ini kita masih menuntaskan perang melawan virus tersebut dengan mengalokasikan dana secara maksimal dan sekarang menuju tahap pemulihan. Kita bersyukur semua pihak khususnya di bidang kesehatan bekerja saling bahu membahu, dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota sehingga Lampung masuk pada posisi yang cukup baik daripada daerah lainnya seperti DKI, Kalimantan dan provinsi lainnya di Sumatera,” ujarnya.

Nunik kemudian mengajak untuk tidak terlalu panik dalam menghadapi virus Covid-19 ini tetapi juga tidak menganggapnya enteng.

Ia yakin bahwa Lampung bisa melewati masa pandemi ini dengan baik. Karena sampai dengan hari ini dari hasil tracing yang sigap oleh surveillant, rata-rata pasien adalah pasien orang tanpa gejala (OTG).

“Meskipun belum tetap permanen namun persiapan-persiapan new normal akan kita maksimalkan dan sosialisasi juga kita lakukan, termasuk di bidang perpustakaan atau bidang literasi di era new normal. Sektor-sektor yang paling terdampak juga akan menjadi prioritas khusus,” pungkasnya. (*/mlo)



Pos terkait