Wagub Nunik Ikuti Rapat dengan Wapres Soal Penanganan Stunting

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, M.Si, M.Kn Ph.D., (Nunik) rapat terkait koordinasi teknis dengan tema membangun dan memperkuat komitmen dalam percepatan pencegahan anak kerdil (stunting) yang dihadiri Wakil Presiden (Wapres RI Ma’ruf Amin secara virtual, Rabu (21/10).

“Arahan Wapres terkait stunting kita kan memang sebelumnya sudah melakukan kegiatan kegiatan konperjensi penanganan stanting baik dari internal dinas dinas di provinsi maupun kabupaten/kota,” kata wagub Nunik saat di wawancara media.

Bacaan Lainnya


Lanjutnya, Dan baru sekitar seminggu yang lalu kita lakukan penilaian penilaian penanganan stunting termasuk juga konferjensi di beberapa kabupaten/kota dan ada beberapa kabupaten yang masuk kategori bagus yang terbaik yaitu Lampung Selatan .

“Berdasarkan arahan wapres penanganan stunting menjadi prioritas daerah,” tambahnya.

Dimasa pandemi Covid-19 masalah stunting meningkat di beberapa kabupaten.

“Kita belum ada kegaitan yang mengukur efek dari pandemi kepada propelensi stanting tetapi ada kemungkinan sama seperti memprediksi angka kemiskinan meningkat. Namun begitu, Kita juga sudah mengantisipasinya sejak dini,” ungkapnya.

dari beberapa bulan kemaren kita sudah duduk bareng terus bahkan ngdes bareng dengan BAPEDA khusus untuk stanting.

Lanjutnya, meski sebenarnya Surat Keputusan (SK) dari kabupaten/kota walaupun dari pusat memberikan arahan lokus lokus nya tetapi rata rata kabupaten/kota sepuluh desa kerna tidak semua desa bersamasalah dengan stanting.

Kecuali Kabupaten Pringsewu yang banyak sekitar 130 desa, Kemudian tanggamus kurang lebih 30 desa. Kemudian kabupaten yang lain sekitar 10 sampai 15 desa.

“Dengan satu penanganan yang sipatnya kontingen, Kedua antara anggaran pusat, anggaran provinsi dan kabupaten semua ikut mendanai jadi tidak mengandalkan pusat. Kita dorong kabupaten/kota jangan hanya mengadalkan program kementerian kita di Dinas Kesehatan (Dinkes) juga ada perhatian, PMD, PERKIM yang di bangunkan sanitasi yang menyebar di beberapa dinas,” tutupnya. (ded/mlo)




Pos terkait