WALHI Lampung Ingatkan Warga Pesisir Tak Gunakan Sampah Sebagai Bahan Reklamasi

  • Whatsapp
Direktur Exesekutif WALHI Lampung Irfan Tri Musri

Medialampung.co.id – WALHI Lampung mengingatkan kepada masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai untuk tidak lagi membangun rumah dengan cara menimbun dengan sampah bisa mengakibatkan kerusakan ekosistem pantai.

Direktur Eksekutif Walhi Lampung Irfan Tri Musri mengatakan jika sampah tidak bagus dijadikan bahan reklamasi.

Bacaan Lainnya


“Sampah yang terutama mengandung mikroplastik saat ini sudah banyak menghantui laut bahkan ada banyak temuan ikan-ikan memakan sampah di laut, baik sampah yang utuh maupun mengandung mikroplastik,” ucapnya.

Kemudian terkait dengan daya tahannya, lanjutnya, sampah ini akan terurai sehingga ada potensi amblas ketika sampah dijadikan pondasi rumah .

“Selain itu kandungan kimiawi di sampah yang cukup berbahaya seperti gas metan,” tambah irfan

Irfan melanjutkan jika reklamasi dengan tanah saja tidak dianjurkan apalagi dengan sampah.

“Pada prinsipnya jika reklamasi terpaksa harus dilakukan maka harus menggunakan material laut. Biar tidak ada perubahan ekosistem dan gangguan terhadap habitat di sekitar areal reklamasi,” jelasnya

Untuk itu dia mengingatkan bahwa pembangunan permukiman penduduk di sempadan pantai tidak sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Bandarlampung No.10/2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Tahun 2011-2030.

“Di dalam Perda RTRW disebutkan kawasan sempadan pantai merupakan kawasan perlindungan sebagaimana diatur dalam Pasal 43. Dan pada Pasal 44 ayat 1 disebutkan bahwa kawasan sempadan pantai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 43 huruf a, ditetapkan 100 (seratus) meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat di sepanjang pesisir Kota Bandarlampung,” pungkasnya.(*/mlo)




Pos terkait