Warga-Aparat Pekon Gotong Royong Bersihkan Material Longsor

  • Whatsapp
foto edi/mlo

Medialampung.co.id – Warga Pemangku II, Pekon Sukarame, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) bersama aparatur pemerintah pekon, melaksanakan gotong royong penanganan longsor di ruas jalan lingkungan setempat, Jum’at (8/5).

Sebelumnya, Kamis malam (7/5) sekitar pukul 21:00 Wib tebing yang berada di atas jalan utama menuju pekon tersebut terdampak longsor dan material menutupi badan jalan sepanjang sekitar 5 meter lebih. Untuk proses pembersihan dilakukan dengan peralatan seadanya.  

Bacaan Lainnya



“Sebagai langkah tanggap, warga dan aparat pekon langsung melaksanakan gotong royong untuk membuka akses jalan dan Alhamdulillah hanya beberapa jam  material longsor berhasil kita bersihkan,” kata Peratin Sukarame, Selamat Heryadi.

Ditengah kondisi cuaca saat ini, pihaknya mengimbau warga untuk lebih berhati-hati, mengingat ruas jalan di wilayah itu berada di bawah bibir tebing sehingga pengguna jalan harus waspada.

“Selain itu di tengah musim hujan saat ini kami juga mengimbau warga di wilayah itu khususnya yang ada di lingkungan galian C agar lebih waspada juga, mengingat sebelumnya telah terjadi bencana banjir,”  tandasnya.

Sementara, Camat Belalau Sri Handayani S.H., menyampaikan apresiasi atas semangat kerja bakti atau gotong royong warga dan aparat pekon setempat. Menurutnya dalam kebersamaan penanganan bencana itu dapat menjadi upaya untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah pekon dengan masyarakat.

“Kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir memang kurang bersahabat. Hal ini mengakibatkan adanya tanah longsor di beberapa daerah wilayah kita diantaranya Dusun II Pekon Sukarame dan Dusun Kampung Sawah Pekon Bedudu dilanda banjir,” terangnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat selalu waspada dan bersikap proaktif untuk membantu melaporkan setiap adanya bencana yang ada di lingkungan sekitar supaya cepat mendapat penanganan cepat dari instansi terkait. 

“Namun, hal itu tentunya juga harus disesuaikan apabila masih bisa ditangani bersama-sama oleh warga dan pemerintah pekon, maka akan semakin baik jika kita bergotong royong,” imbuhnya.(edi/mlo)



Pos terkait