Warga-ASN Serbu Pangan Murah di Momen Kunjungan Wagub

  • Whatsapp
Pemkab Lambar dalam hal ini Diskoprindag dan Dinas Ketahanan Pangan menggelar pangan murah dilapangan Pemkab Lambar, Selasa (21/1/2020). - Foto Lusiana

Medialampung.co.id – Pemkab Lambar dalam hal ini Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoprindag) dan Dinas Ketahanan Pangan menggelar pangan murah di lapangan Pemkab Lambar, Selasa (21/1). Pangan murah tersebut dilaksanakan dalam rangka roadshow Wakil Gubernur Chusnunia Chalim di Kabupaten Lambar.

Tampak masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) antusias berkunjung sekaligus membeli sejumlah produk yang disajikan pada pangan murah tersebut, selain harganya murah juga berkualitas.

Bacaan Lainnya



“Ada sejumlah kebutuhan pangan yang kita siapkan pada kegiatan pangan murah ini yaitu beras, terigu, gula, minyak goreng serta telur. Masyarakat sangat antusias membelinya karena harganya cukup terjangkau untuk beras dengan kemasan 10 kilogram harga jualnya hanya Rp86.000/Kg, telur Rp20 ribu/Kg, minyak goreng Rp11.500/Kg, gula Rp12.000/Kg serta terigu Rp8.600/Kg,” ungkap Kabid Perdagangan Sri Hartani, S.Sos, M.M, Selasa (21/1).

Selain menyiapkan komoditas pangan, pihaknya juga melibatkan sejumlah pelaku usaha UMKM  dan IKM menampilkan sejumlah produk kopi, kue, serta gula. Kemudian, sejumlah kelompok wanita tani (KWT) juga ikut meramaikan momen kunjungan Wakil Gubernur Lampung, antara lain KWT Sehati dari Pekon Bedudu Kecamatan Belalau dengan produk kopi tumbuk lesungnya, KWT Lelute Jaya dari Pekon Suakrame dengan produk sayur mayur,  KWT Beguai Jejama dari Pekon Wayempulau Ulu dengan produk ikan asap dan gula,  serta KWT Mekarsari Pekon Sukabumi Kecamatan Batubrak dengan produk bumbu dan kue tradisonal. “Tidak hanya itu, ada juga petani telur nasional dari Waymengaku yang menampilkan telur ayam dari hasil peternakan,” ucapnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat untuk membeli produk pangan, terlebih harga yang diberlakukan nantinya lebih murah dibanding yang dijual para pedagang pada umumnya. “Kami juga berharap produk Lambar akan lebih terkenal dan kita siap untuk membantu UMKM, IKM serta KWT untuk mempromosikannya,” pungkas dia.(lus/mlo)



Pos terkait