Warga Bangkunat Shalat Istisqo di Sungai Way Bambang

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menggugah masyarakat untuk menggelar shalat istisqo guna memohon diturunkan hujan. Seperti yang dilaksankan warga Kecamatan Bangkunat, dengan menggelar shalat istisqo di bantaran sungai Way Bambang, Minggu (27/10).

Sekretaris Camat Bangkunat, Darmadi, mendampingi Camat setempat, Hasanuddin, S.Pd., mengatakan shalat istisqo yang dilaksanakan masyarakat dibagi menjadi dua kelompok yakni kelompok pertama meliputi masyarakat dari pekon Pagar Bukit Induk, Penyandingan, Kota Jawa dan pekon Sukanegeri di pusatkan di bantaran atau pinggiran sungai Way Bambang, Pekon Penyandingan.

Bacaan Lainnya



“Shalat istisqo di wilayah ini diikuti sekitar 150 orang yang terdiri dari aparat pekon, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat lainnya,” katanya.

Sedangkan, kata dia, kelompok kedua masyarakat dari pekon Tanjung Kemala dan Sukamarga  juga dipusatkan di pinggiran sungai Way Bambang, pekon Sukamarga. Untuk kegiatan shalat istisqo di kelompok dua ini diikuti sekitar 60 warga dari dua pekon tersebut. Shalat istisqo merupakan kegiatan turun temurun yang dilaksanakan oleh masyarakat saat musim kemarau berkepanjangan seperti sekarang ini.

“Setelah shalat istisqo masyarakat langsung beramai-ramai mandi di sungai Way Bambang dan itu sudah menjadi tradisi,” jelasnya.

Dikatakannya, masyarakat berharap dengan dilaksanakan shalat istisqo itu, Allah SWT segera menurunkan hujan di wilayah Pesbar. Mengingat kondisi kemarau panjang ini telah berdampak besar bagi masyarakat seperti banyaknya lahan pertanian yang sudah mengalami kekeringan dan tidak bisa digarap, maupun dampak lainnya.

“Kita berharap segera turun hujan, sehingga masyarakat tidak lagi kekurangan sumber air bersih, terutama lahan pertanian yang menjadi sumber penghasilan bisa digarap kembali,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait