Warga Harapkan Penanganan Abrasi di Way Narta

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat Pekon Way Narta, Kecamatan pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), berharap pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) dapat mengupayakan penanggulangan abrasi pantai di pekon setempat.

Pasalnya, sejak beberapa tahun terakhir saat musim gelombang tinggi, sejumlah titik pantai di pekon itu mengalami abrasi, bahkan pada tahun 2020 lalu abrasi pantai yang terjadi sepanjang 300 meter dan lebar hingga tiga meter.

Bacaan Lainnya

Peratin Way Narta, Basri mengatakan pihaknya telah mengupayakan agar ada penanganan pada abrasi pantai yang terjadi di pekon setempat, terlebih kini terdapat sejumlah rumah warga yang mulai terancam.

“Berbagai upaya telah kita lakukan pada tahun ini, tapi hingga kini belum ada realisasinya, padahal masyarakat sangat berharap agar ada penanganan seperti pembangunan talud pada lokasi abrasi itu,” kata dia.

Dijelaskannya, pada tahun 2020 lalu, pihaknya telah mengupayakan agar ada upaya penanganan abrasi pantai itu ke Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung seperti yang dilaksanakan pada sejumlah titik abrasi di pekon lainnya.

“Tahun lalu juga kita sudah mengupayakan langsung ke Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung, bahkan sudah ada peninjauan ke lokasi, namun belum ada tindak lanjutnya,” jelasnya.

Pihaknya berharap, meski tidak sepanjang pantai tersebut yang mencapai panjang 700 meter dilakukan penanganan, paling tidak titik yang tergerus ombak setiap tahun itu yang ditanggulangi.

“Saat gelombang tinggi yang terjadi antar April hingga juni sering membuat daratan terkikis ombak, bahkan talud yang ada sejak lama disana sudah hancur dihantam gelombang laut,” tandasnya. (ygi/d1n/mlo)




Pos terkait