Warga Keluhkan Jalan Provinsi di Kampung Gisting Jaya yang Rusak Berat

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat kembali mengeluhkan kondisi kerusakan jalan provinsi di Waykanan, kali ini masyarakat Kampung Gisting Jaya dan masyarakat Kampung Adi Jaya Kecamatan Negara Batin mengharapkan agar Gubernur Lampung dapat segera melakukan perbaikan terhadap jalan yang menjadi penghubung kedua Kampung sekaligus merupakan jalan penghubung menuju Kabupaten Tulangbawang Barat, karena kondisinya sudah benar-benar parah dan membahayakan pengendara yang melewatinya, Jumat (4/6).

Rizal (34), salah satu warga Kampung Sari Jaya Negara Batin dengan lugas menyatakan kondisi jalan tersebut bukan lagi rusak tapi sudah dalam kondisi rusak parah, sehingga banyak pengendara motor yang menjadi korban terjatuh saat melewati jalan yang sudah berlubang / bergelombang baik di malam hari ataupun malam hari. 

Bacaan Lainnya


“Kami masyarakat kecil sebenarnya tidak bisa berandai andai karena karena banyak pihak yang lebih berkompeten , namun kami duga rusaknya jalan itu  yang disebabkan oleh banyaknya kendaraan yang membawa muatan jauh melebihi kapasitas jalan, sebab saya pernah dengar jalan yang ada di Kampung  kami ini hanya mampu dilalui oleh truk yang membawa muatan maksimal 8 ton, tetapi yang kami lihat banyak sekali truk yang membawa muatan yang kami duga paling sedikit 12 ton, kalau tidak percaya turun dong ke Negara Batin, liat sendiri, agar jangan sampai yang kami sampaikan ini dibilang bohong,” terang Rizal .

Pernyataan Rizal dibenarkan oleh Azhari, pemuda Kampung Karang Agung Pakuan Ratu yang pernah merasakan kerusakan jalan tersebut saat hendak mengunjungi temannya di Tulangbawang Barat, 

“Saya saat itu sedang dalam perjalanan menuju Tulangbawang Barat, saat di lokasi terjatuh karena tidak mengetahui kalau jalan itu sekarang sudah banyak lubangnya, untungnya saya tidak mengalami luka yang parah, namun saya terpaksa mengurungkan niat ke Tulangbawang Barat, karena motor dan pakain saya rusak dan robek, jalannya sekarang banyak lubang dan bercampur dengan tanah merah sehingga sangat licin bila terkena air hujan,” ujar Azhari.

Terpisah Andre, warga Sari jaya lainnya  menerangkan pernah mendapatkan informasi dari dari salah satu pejabat bahwa jalan yang rusak itu segera akan dilakukan perbaikan oleh Pemprov Lampung, 

“Kalau memang akan ada perbaikan sekalian kami mohon dengan hormat Pemprov Lampung juga dapat menguatkan regulasi agar jalan ini nanti hanya dapat dilalui oleh Truk yang membawa muatan maksimal 8 ton, dan kalau masih ada yang melanggar harus mengaspal ulang jalan yang rusak, karena sebagian besar angkutan yang membawa muatan berlebih itu diduga  milik perusahaan perusahaan yang ada di negara Batin, yang mau cari untung banyak tetapi tidak mau merugi untuk rakyat,” tegas Andre.(wk1/mlo)




Pos terkait