Warga Masih Swadaya Perbaiki Jalan Poros Bumi Ratu

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat Pekon Bumi Ratu Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), hingga kini masih secara swadaya bergotong royong untuk memperbaiki kondisi ruas jalan utama menuju Pekon setempat, maupun pekon lainnya yang ada di wilayah eks Transmigrasi tersebut.

Kondisi ruas jalan poros menuju Pekon Bumi Ratu tersebut hingga tahun anggaran 2021 ini belum juga diprioritaskan pembangunannya oleh Pemkab setempat, padahal akses jalan itu merupakan jantung bagi masyarakat untuk kepentingan sehari-hari, baik kepentingan pelayanan kesehatan, perekonomian, pendidikan, pertanian, maupun administrasi Pemerintahan, serta kepentingan lainnya.

Bacaan Lainnya

Peratin Pekon Bumi Ratu, Zaini Firdaus, mengatakan bahwa hingga kini untuk akses utama di ruas jalan poros Pekon Bumi Ratu ini memang belum mendapat perhatian dari Pemkab Pesbar, hanya saja yang sudah dilakukan itu wilayah jalan tembus di Pekon Ulok Mukti, sedangkan untuk di jalan poros Bumi Ratu ini belum tersentuh pembangunan.

“Karena itu, sampai saat ini masyarakat setempat masih melakukan kegiatan gotong royong rutin secara swadaya, terlebih dengan cuaca musim penghujan ini jelas kondisi jalan tersebut sangat sulit dilalui kendaran,” katanya, Minggu (31/10).

Lanjutnya, secara swadaya masyarakat juga memberikan sumbangan untuk membeli kebutuhan material bangunan untuk memperbaiki beberapa titik ruas jalan poros yang memang sulit dilalui kendaraan. Seperti membeli material batu, maupun material bangunan lainnya. Karena jika tidak dilakukan gotong royong secara swadaya tersebut, dikhawatirkan akses transportasi menuju Pekon ini akan lumpuh total.

“Kondisi musim penghujan seperti sekarang ini, jelas sangat berdampak pada akses jalan utama menuju Pekon Bumi Ratu ini yang memang masih kondisinya masih tanah,” jelasnya.

Sehingga, kata dia, jika hujan kondisi jalan berlumpur, bahkan kondisi lumpurnya pun cukup dalam. Dengan begitu, kendaraan yang melintasi ruas jalan poros itu sangat kesulitan dan terkendala. Untuk itu, kondisi jalan tersebut harus menjadi perhatian serius bagi Pemkab Pesbar.

“Pemerintah Pekon setempat juga akan kembali mengusulkan ke Pemkab setempat, agar ruas jalan poros sepanjang tujuh kilometer di Pekon Bumi Ratu itu bisa diprioritaskan pembangunannya di tahun anggaran 2022 mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Pesbar dari Fraksi PDI Perjuangan, Piddinuri, mengatakan bahwa ruas jalan menuju Pekon Bumi Ratu tersebut memang hingga kini belum tersentuh pembangunan oleh Pemkab Pesbar. Karena itu, Fraksi PDI Perjuangan menekankan kepada Pemkab setempat bahwa ruas jalan poros menuju Pekon Bumi Ratu tersebut wajib di bangun. Mengingat pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat. 

“Kita akan memperjuangkan agar ruas jalan poros menu Pekon Bumi Ratu itu dibangun oleh Pemkab Pesbar karena itu wajib. Apalagi saat ini masyarakat masih swadaya melakukan perbaikan ruas jalan tersebut, sehingga ini harus menjadi perhatian serius Pemkab Pesbar,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)

Pos terkait