Warga Minta Pemerintah Me-lockdown Baradatu

  • Whatsapp
ilustrasi

Medialampung.co.id – Informasi adanya seorang warga Gang Galih, Kecamatan Baradatu berprofesi sebagai penjual makanan  keliling dan terkonfirmasi positif Covid-19, membuat heboh. 

Bahkan warga setempat meminta pemerintah agar Baradatu yang merupakan salah satu wilayah sentral perekonomian Waykanan dilakukan lockdown agar tidak terjadi penyebaran virus ke tempat lain.

Bacaan Lainnya



“Gang Galih merupakan poros Kota Baradatu, sementara Baradatu salah satu sentral perekonomian dan central sosial masyarakat Waykanan. Dimana setiap hari Baradatu menjadi tujuan warga Waykanan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, lebih dari itu orang yang dinyatakan terkonfirmasi corona ini pekerjaan sehari-harinya sebagai pedagang keliling sehingga rentan menyebarkan virus tersebut,” ujar Darip, seorang warga Baradatu yang dikonfirmasi sore ini.

Pasien bersangkutan merupakan OTG (orang tanpa gejala) yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan tanggal 3 Maret, dan berdasarkan hasil tes swab di Jakarta yang diterima Dinas Kesehatan Waykanan bahwa hari ini 26 April 202, pasien dinyatakan positif Covid-19.

Langkah Tim Gugus Depan dan Polres Waykanan, dari hasil tes pertama dilakukan pengambilan sampel darah oleh Dinas Kesehatan Waykanan bersamaan dengan Puskesmas Baradatu pada 14 April 2020, dan hasilnya reaktif (menunjukan ke arah positif). 

Tes kedua dilakukan pengambilan sampel darah pada 20 April 2020 dan langsung dikirim ke Laboraturium Rumah Sakit Z.A Pagar Alam Kabupaten Waykanan. 

Hari Selasa, 21 April 2020 dilakukan tes swab (pengambilan cairan di tenggorokan/dahak) oleh petugas Dinas Kesehatan Waykanan dan Puskesmas Baradatu. 

Tanggal 26 April 2020 diinformasikan berdasarkan hasil laboratorim yang dikirim ke Jakarta dan Palembang, yang bersangkutan positif Covid-19. (wk1/mlo)



Pos terkait