Warga Panjang Utara Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriyah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriyah, warga Kampung Kebunjeruk, Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Bandarlampung melaksanakan pengajian yang belokasikan di Masjid Jami Nurussa’adah, Rabu malam (10/3).

Turut hadir pada kegiatan tersebut,  Ketua Umum Masjid Jami Nurussa’adah Hi.  Musabakah A.Md, Sekretaris Masjid Jami Nurussa’adah M. Fadli,  Dewan Penasehat Masjid KH Zaheransyah, Ustad Bahrumsyah, para pengurus masjid, beserta pamong setempat.

Bacaan Lainnya


Kegiatan tersebut juga menerapkan protokol kesehatan sesuai instruksi pemerintah. 

Dalam sambutannya, Ketua Umum Masjid Jami  Nurussa’adah Hi.  Musabakah A.Md, menyampaikan bahwa, kegiatan yang dilakukan merupakan sarana yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas Ibadah dan membangun tali Ukhuwah Islamiyah.

Sehingga pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut. Sebab, dengan terjalinannya persaudaraan yang kuat serta dilandasi akidah dan iman berdasarkan agama yang murni, Insya Allah mampu mempersatukan umat, ujarnya. 

“Alhamdulillah kegiatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1442 H ini berjalan lancar serta menjadikan masyarakat yang taat dan bertaqwa kepada Allah SWT beserta Rasul-Nya, juga semakin memahami makna kandungan Al-Quran dengan penafsirannya. 

“Semoga Jamaah yang hadir pada malam ini mampu memberi keteladanan bagi yang lain, serta mampu menjadi perekat bagi umat dan bangsa,” harapnya 

Sementara M. Fadli mengaku bersyukur karena warga Kampung Kebunjeruk dapat memperingati Nabi Muhammad SAW 1442 H dengan menggelar pengajian dan biasanya kami melaksanakan pengajian rutin tiap malam Rabu,  karena berkenaan dengan Isra Miraj maka pada malam ini sekaligus dilaksanakan. 

“Marilah kita ikuti dengan seksama tausiah yang akan disampaikan penceramah nantinya, sehingga kita dapat mendapat hidayah atau petunjuk. Semoga pengetahuan dan wawasan keagamaan kita makin meningkat dan yang lebih utama adalah kita dapat terus memelihara silaturahmi antara ulama, umaro dan umat,” kata dia.

Kemudian KH. Zaheransyah dalam tausyiahnya mengatakan, salah satu bentuk keimanan sebagai umat Islam yang taat adalah berdzikir, menyebut nama Allah Azza wa Jalla dan bershalawat. Dengan menyebut Nabi Agung Sayyidina Muhammad SAW, pancaran karunia Allah senantiasa menyinari kita semua.

Tidak ada tauladan dalam semua sisi kehidupan manusia kecuali mengacu kepada diri dan perilaku Rasulullah SAW yang begitu sempurna. Ia juga mengajak jamaah untuk berdoa, semoga dzikir yang demikian khusyuk, dan banyak dilangsungkan di mana-mana, akan membuat karunia, rahmat, dan keberkahan dari Allah SWT semakin bertambah, ujarnya. 

Kaum muslimin memperingati Isra Miraj Nabi Agung Muhammad SAW ini sebagai satu peristiwa yang sangat luar biasa, yakni perjalanan Rasulullah SAW dari Makkah ke Baitul Maqdis, kemudian ke Sidratul Muntaha menghadap pencipta alam semesta dan pemeliharanya. 

“Peristiwa ini tidak akan dilupakan kaum muslimin, karena perintah sholat lima waktu sehari semalam diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW pada saat Isra dan Miraj ini,” terangnya.

Lanjutnya tiang agama ini tidak akan lepas dari peristiwa Isra dan Miraj Rasulullah SAW. Peristiwa ini terjadi antara bulan sebelum Rasulullah diperintahkan untuk melakukan hijrah ke Yatsrib (Madinah).

Allah SWT mengisahkan peristiwa agung ini di Surat Al-Isra ayat pertama yang berbunyi Maha Suci Allah Yang telah memperjalankan hambanya pada suatu (potongan) malam dari masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (ion/mlo)




Pos terkait