Warga Pekon Basungan Temukan Bunga Bangkai Raksasa

  • Whatsapp

Medialampung.co.id, PAGARDEWA – Saat tengah asyik bergotong royong buka akses jalan dalam hutan menuju tempat wisata Air Terjun Bengkuang, Pekon Basungan, Kecamatan Pagardewa, Kecamatan Pagardewa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), perhatian warga teralihkan saat menemukan Bunga Bangkai Raksasa (Amorphophallus Titanum) yang tengah mekar.

Spontan, fenomena itu dimanfaatkan warga yang bergotong royong termasuk Peratin Wirianto, S.H., untuk mengabadikan kenang-kenangan dengan ber-foto (selfie). “Bunga bangkai ini kami temukan tumbuh subur dan indah, saat sedang membuka akses badan jalan baru ke air terjun Bengkuang,” terang Wirianto. S.H.,

Bacaan Lainnya



Disebutkannya, Pekon itu memiliki tempat wisata yang cukup bagus air terjun Bangkuang, dengan ketinggian air 50-an meter. Namun karena akes menuju lokasi sulit, dan harus melalui perkebunan kopi, hutan dengan jarak jangkau yang cukup jauh.

Maka, pihaknya bersama warga berinisiatif membuka jalur baru, lintasan hutan, dengan jarak tempuh sekitar dua kilometer dari jalan besar. Hal itu dilakukan semata-mata upaya membangkitkan sektor wisata pekon tersebut dengan upaya menarik minta pengunjung untuk datang melihat keindahan curug Bangekuang tersebut.

Tapi kata dia, akses jalan baru itu, dibuka bukan untuk lintasan kenderaan, melainkan melulu akses untuk berjalan kaki, hal itu sengaja dilakukan supaya sebelum tiba di lokasi curug pengunjung dapat merasakan keberadaan dan keindahan hutan yang masih lestari, sekaligus langkah menjaga kelestarian hutan. “Harapan kami sebelum tiba di lokasi air terjun pengunjung dapat menikamati lintasan hutan perjalanan sekitar Dua kilomter, dan merasakan berjalanan dalam hutan yang sesuangguhnya,” harapannya.

Diceritakannya nama Bengukuang merupakan nama yang diambil dari bahasa Suku Smende, yakni tanaman jenis pandan, namun karena daunnya besar disebut Pandan Hutan (bengkuang). “Dulunya lokasi sekitaran curug ini terlihat sangat indah dengan banyaknya tumbuhan pandan hutan, yang saat ini masih ada tapi sudah tidak sebanyak dulu lagi, karena diambil untuk membuat tikar,”

Sekedar diketahui Kibut atau Bunga Bangkai Raksasa atau Suweg Raksasa, (Amorphophallus titanum) merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatra, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia, meskipun catatan menyebutkan bahwa kerabatnya, A. gigas (juga endemik dari Sumatra) dapat menghasilkan bunga setinggi 5m.

Kibut disebut juga bunga bangkai dikarenakan bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat untuk menyerbuki bunganya. (rin/mlo)



Pos terkait