Warga Penengahan Siapkan Portal di Pintu Masuk Pekon

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kegiatan Pencegahan Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19), di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), tidak hanya dilaksanakan oleh pemkab Pesbar melalui perbatasan menuju Kabupaten setempat, melainkan dilaksanakan hingga tingkat pekon.

Salah satunya dilakukan Pekon Penengahan, Kecamatan Karyapenggawa, sejak awal adanya instruksi agar semua pekon melaksanakan pencegahan Covid-19, Pekon Penengahan langsung bergerak dengan membuat portal pada pintu masuk pekon setempat.

Bacaan Lainnya



Aparat pekon bersama masyarakat setiap harinya bersiaga di pintu masuk pekon yang terlebih dahulu telah dipasang portal dan memeriksa setiap warga yang akan masuk, terutama warga asing atau warga yang baru pulang dari perantauan.

Peratin Penengahan Yasir Arfat mengatakan dalam mencegah masuknya Covid-19 di pekon setempat, pihaknya bersiaga selama 24 jam dan memeriksa kesehatan setiap warga yang masuk ke Pekon Penengahan.

“Kami tidak setengah-setengah dalam mencegah masuknya wabah Covid-19 ini, agar tidak sembarangan warga yang masuk ke dalam pekon maka kita membuat portal yang dijaga setiap hari oleh masyarakat secara bergantian,” kata dia.

Dijelaskannya, untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah warga dan membunuh virus yang ada pihaknya juga telah melakukan penyemprotan pada lingkungan rumah warga sebanyak dua kali.

“Kendaraan yang masuk juga akan disemprot menggunakan desinfektan yang telah disiapkan, hal itu agar kendaraan steril dari Covid-19 dan virus lainnya, dan tidak ada masyarakat yang terjangkit,” jelasnya.

Sementara itu, untuk warga pekon penengahan yang baru pulang dari perantauan, pihaknya meminta untuk melakukan isolasi secara mandiri, bahkan jika ada keluhan yang mengarah ke gejala Covid-19, pihaknya meminta agar melakukan konsultasi ke Puskesmas Karyapenggawa melalui nomor handphone yang telah disiapkan.

“Hingga kini sudah ada sekitar 50 warga Pekon Penengahan yang baru pulang dari perantauan seperti Kota Bandar Lampung dan sejumlah darah di Pulau Jawa, kita sudah ada datanya dan kita minta untuk isolasi mandiri selama 14 hari,”  terangnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya penjagaan pada pintu masuk pekon dan didukung dengan kegiatan pencegahan lainnya seperti penyemprotan desinfektan, pekon penengahan dan pekon lainnya di Kecamatan Karyapenggawa tetap aman dari wabah Covid-19.

“Kita berharap jangan sampai wabah itu masuk ke Pesbar, masyarakat juga kita minta tetap menjaga jarak dan membatasi keluar rumah terutama kelokasi yang ramai dikunjungi orang,” pungkasnya. (ygi/mlo)



Pos terkait