Warga Salah Satu Kampung di Waykanan Gotong Royong Bangun Replika Menara Eiffel

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Jika kaum borjuis di kota-kota besar di Indonesia berlomba pergi ke Kota Mode Perancis untuk melihat Menara Eiffel yang terkenal, hal berbeda justru dilakukan oleh masyarakat Kampung Sribasuki Kecamatan Negeri Besar Kabupaten Waykanan yang justru berpikir lebih moderat lagi.

Mereka berupaya menghadirkan menara terkenal tersebut di di Kampungnya dengan menggelar Lomba pembuatan replika menara Eiffel yang nantinya bila direstui pemerintah kampung akan mereka jadikan ikon kampung mereka.

Bacaan Lainnya

Informasi tentang adanya lomba pembuatan Replika menara Eiffel tersebut ternyata bukan pepesan kosong, saat Wartawan Media ini berkunjung Kampung Sribasuki Kecamatan Negeri Besar tepatnya di RT.01/RW. 03, Kecamatan Negeri Besar, Way kanan, nampak sebuah replika unik yang berbentuk menara Eiffel berdiri tegak di tengah-tengah kampung. 

Pembuatan replika menara Eiffel ini dalam rangka Lomba RT Terinovatif Kampung Sribasuki serta menyambut Bulan Agustus dan ini dikerjakan dengan swadaya masyarakat setempat, dimana memang rangkaian Lomba menyambut HUT RI tersebut memang sudah dilaksanakan dari sekarang. 

“Ini konsepnya menara Eiffel dalam rangka Lomba RT Terinovatif sekaligus nantinya menyambut Agustusan 2021, dari dulu kami memang buat yang unik-unik ini adalah inisiatif seluruh Warga masyarakat RT.01 dan dananya pun hasil swadaya dari warga sini,” ujar Turino, warga setempat.

Masih menurut Turino, untuk mengerjakan pembuatan replika Menara Eiffel itu, warga melakukannya secara bergotong royong dalam waktu 5-10 hari.

“Bahan utamanya adalah Bambu petung dengan Biaya kurang lebih Rp1,5 juta. Ini nanti hadiahnya kalau juara Satu Rp3 juta, juara dua Rp2 juta dan juara tiga Rp1 juta,” jelas Turiono di sela-sela kegiatannya membantu warga membangun menara tersebut.

Lebih lanjut, Ia menuturkan alasan lain pembuatan replika menara Eiffel ini lantaran warganya ingin sekali merasakan nuansa seperti yang ada di Kota Paris, Perancis.

Turino berharap hasil kreativitas warganya bisa membuat kampungnya menang dalam ajang RT Terinovatif menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia.

Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Waykanan Fraksi PKB Yuliyus Arifien Jaya, SE., MM., memberikan komentarnya atas kegiatan tersebut.

“Ini sesuatu yang berlian, super kreatif, unik, lokal oriented, dengan memanfaatkan potensi Lokal (Bambu) pokoknya ini Extraordinary bila ini nanti jadi juara satu ada hadiah tambahan dari saya,” imbuh Yuliyus.

Sementara itu, Camat Negeri Besar Sahdani mengapresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh masyarakat RT01/RW 03 Kampung Sribasuki.

“Terima kasih kepada warga masyarakat kampung sri basuki, yang secara bergotong royong membangun, menghias/mempercantik taman yg ada di lapangan tepatnya depan kantor Kepala Kampung Sri Basuki. Setiap dusun yang ada di di basuki bertanggung jawab menciptakan inovasi masing masing sehingga 6 Dusun yang ada memberikan ciri tersendiri. Tugasnya sama adalah untuk membuat lapangan hijau terbuka, tempat wisata buat warga masyarakat, tak terkecuali buat anak-anak dan remaja yang menginginkan suasana dan tempat bersantai ria,” tegas Drs. Sahdani.(wk1/mlo)


Pos terkait