WaRu Dukung Perkembangan Ekonomi Kreatif di Kota Metro

  • Whatsapp
Dokter Wahdi dan Qomaru Zaman kunjungi Pasar Kreatif Payungi yang berada di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, pada Minggu (28/2). - Foto Tim WaRu/mlo

Medialampung.co.id – Paca dilantik pada Jumat (26/2) lalu. Dokter Wahdi dan Qomaru Zaman kunjungi Pasar Kreatif Payungi yang berada di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, pada Minggu (28/2).

Kunjungan ini juga merupakan bentuk komitmen Pemerintah terhadap kegiatan UMKM dan mendukung pelaku seni yang turut berpartisipasi dalam usaha ekonomi kreatif. 

Dalam kunjungannya tersebut, keduanya melaunching Tobong Art Space yang merupakan pameran karya seni berkolaborasi dengan Pasar Kreatif Payungi.

Wali Kota Metro Wahdi dalam sambutannya memberi support kepada pelaku seni yang ada di Bumi Sai Wawai untuk terus berkreatifitas, dan berinovasi agar bermanfaat bagi masyarakat. 

Menurut Wahdi, kita semua perlu melakukan Lima Insan Cita. Seperti bagaimana kita harus banyak belajar dan ini disebut insan akademis. Kedua bagaimana kita belajar tidak hanya belajar saja. 

“Dari sesuatu yang kita tidak tahu, ingin tahu maka baru kita bisa mencipta, kalau kita bisa mencipta maka kita baru bisa membangun, jadi kita tidak hanya teori saja, kita harus bisa membuktikan dan harus kita kerjakan,” terangnya.

Untuk menjadi pengusaha besar, lanjut Wahdi, harus beranjak dari keinginan untuk menjadi seorang guru dan ingin mendidik anak-anak bangsa ini agar menjadi hebat, maka dia harus punya cita-cita dan bagaimana dia punya kenikmatan itu yang disebut seni. 

Wahdi mengatakan dengan adanya kegiatan seperti ini tentu menjadi satu contoh dan Pemerintah selalu mendukung semua kegiatan yang mempunyai kreatifitas, inovasi dan yang terpenting tidak hanya copy paste. 

“Kalau copy paste sangat bahaya, karena kalau kita hidupnya hanya mencontoh terus maka tidak akan ada pembaruan dan itu tidak ada seni namanya. Begitu juga dengan kepemimpinan ini ruangnya sangat luas dia tidak terbentuk hanya satu dimensi saja tetapi dia harus sebagai pengabdi,” terangnya. (pip/mlo)




Pos terkait