Waspada!! Penipuan Modus Hipnotis Terjadi di Pasar Liwa

  • Whatsapp
Roval, salah seorang pedang yang menjadi korban

Medialampung.co.id – Para pedagang di Pasarliwa, Kecamatan Balikbukit, Kabupaten Lampung Barat diminta agar waspada terhadap aksi penipuan dengan modus hipnotis seperti yang dialami dua korban yang merupakan pedagang tahu dan tempe di pasar setempat, Jumat (12/3).

Dari keterangan korban, Roval seorang pedagang tahu mengatakan, aksi itu berlangsung seketika, awalnya pelaku membeli tahu seharga Rp5 ribu, kemudian menyodorkan uang senilai Rp100 ribu dan langsung meminta kembalian Rp95 Ribu.

Bacaan Lainnya

“Tapi yang saya bingung, uang pecahan Rp100 Ribu yang diberikan oleh orang tersebut hanya terlihat sekilas, dan begitu meyakinkan bahwa uang tersebut sudah saya terima. Tapi ternyata tidak ada, sementara uang kembalian sudah saya berikan ke pelaku,” kata Roval.

Selain dirinya, kata Roval, kejadian itu juga dialami oleh pedagang tempe yang berada di sebelahnya, bahkan kerugian yang dialami lebih besar dimana dua orang pelaku secara bergantian membeli tempe dengan nilai yang sama yaitu sebesar Rp5 Ribu, selanjutnya pelaku seolah-olah memberi uang Rp 100 ribu dan langsung meminta uang kembalian.

“Ini Mbak Feni yang dagang tempe di sebelah saya juga jadi korban, bahkan dia lebih besar, karena ada dua pelaku yang masing-masing memberi uang pecahan Rp 100 ribu membeli tempe senilai Rp 5 ribu selanjutnya langsung minta kembalian. Jadi pelaku ini selain selain dapat barang juga dapat kembalian,” jelasnya. 

Menyikapi kejadian tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasarliwa Bripka Fiqri Leonardo mendampingi Kapolsek Balikbukit Iptu Arnis Daely, mengatakan pihaknya akan menyelidiki kejadian tersebut dan kepada para pedagang diimbau agar selalu waspada.

“Nanti kita dalami dulu, yang terpenting pedagang harus berhati-hati dan tentunya harus berkonsentrasi dalam melayani para pembeli, apabila terdapat hal-hal yang mencurigakan kami imbau agar segera melapor ke petugas pasar atau menghubungi aparat kepolisian,” pesannya.(edi/mlo)


Pos terkait