Waspadai Covid-19 Gelombang Ketiga di Desember

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Setelah bulan Juli lalu menjadi puncak tertinggi peningkatan kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang disebut gelombang kedua tak terkecuali di Kabupaten Lampung Barat, maka perlu diwaspadai peningkatan kembali terjadi pada bulan Desember 2021 mendatang yang disebut-sebut sebagai gelombang ketiga.

Seperti dilansir dari Jpnn.com sejumlah kesehatan, epidemiolog, dan WHO mengingatkan lagi mengenai potensi terjadinya gelombang ketiga pandemi Covid-19, termasuk di Indonesia. Potensi terjadinya gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia pada akhir tahun 2021, berkaitan akan adanya hari libur Natal dan Tahun Baru 2022. 

Bacaan Lainnya

Kasus-kasus COVID-19 sebelumnya meledak usai libur panjang. Data-data menunjukkan adanya kenaikan kasus dalam jumlah yang tidak sedikit. Utusan Khusus WHO untuk Covid-19 mengingatkan negara-negara di Asia tidak melonggarkan pembatasan sosial terlalu dini dan harus menunggu sampai jumlah kasus berkurang dan tetap rendah. 

Menanggapi prediksi tersebut, kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B., mengatakan, percepatan vaksinasi terus dilakukan oleh pemkab Lambar dalam rangka membentuk herd immunity (kekebalan kelompok), dimana ditargetkan 100% masyarakat yang menjadi sasaran telah divaksin.

”Prediksi meningkatnya kasus Covid-19 dan disebut-sebut sebagai gelombang ketiga semoga tidak terjadi. Namun kita harus tetap bersiap menghadapi prediksi tersebut, karena itu perlunya kesadaran masyarakat untuk mau divaksin, kemudian penerapan protokol Kesehatan (Prokes) yang harus tetap dijalankan, karena pandemi ini belum usai bahkan China saat ini sudah kembali menerapkan lockdown karena kasus Covid-19 yang kembali memuncak,” kata dia.

Pelanggaran Prokes di tengah masyarakat harus menjadi perhatian bersama, khususnya pada saat adanya acara pesta atau nayuh, dan acara yang bersifat pengumpulan massa lainnya yang harus benar-benar menerapkan Prokes dan menerapkan aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level Dua.

”Selanjutnya, aparat pemerintahan pekon yang lebih tahu akan wilayahnya diharapkan terus meningkatkan koordinasi dengan petugas kesehatan di wilayahnya, serta memantau kedatangan orang dari luar daerah terlebih baru datang dari daerah dengan kasus Covid-19 yang tinggi,” kata dia seraya menambahkan, bahwa untuk kasus Covid-19 di Lambar saat ini sudah jauh menurun. (nop/mlo)

Pos terkait