Wawan : Corvid-19 Belum Berakhir, Gunakan BLT-DD Secara Hemat 

  • Whatsapp

 Medialampung.co.id – Langkah agresif itulah pola yang selalu diterapkan oleh Peratin Sukajaya, Kecamatan Pagardewa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Wawan Hermawan, dalam memberikan pelayanan untuk warganya. 

Seperti pada penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) ,disebut BLT-DD. Tidak mau kalah cepatnya dengan pekon lain, pihaknya bersama tim relawan covid-19 setempat juga langsung menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp600 ribu setiap pencairan selama tiga kali pencairan untuk April, Mei dan Juni tersebut.

Bacaan Lainnya



Wawan menyebutkan BLT yang disalurkan memanfaatkan DD tersebut secara prosedur resmi pemerintah mutlak jadi hak warga yakni ‘mereka’ yang masuk kategori sebagai terdampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). 

“Dana yang disalurkan ini berupa uang cash Rp600 ribu, yang tidak boleh dipotong sepeser pun, apalagi dikeluarkan dalam wujud lain. Yang peruntukannya untuk kebutuhan hidup warga seperti dibelikan kebutuhan bahan pokok,” tegasnya.

Karena itu dirinya meminta amanah pemerintah yang disampaikan Bupati Lambar Parosil Mabsus tentang pemanfaatan BLT-DD tersebut digunakan sebagaimana mestinya. Termasuk bentuk bantuan lainnya yang juga disalurkan ke warga seperti Program Keluarga Harapan (PKH) BLT- Dinsos. 

“Meski saat ini kita tengah dikhawatirkan akan pandemi virus corona, tapi kita masih layak bersyukur pemerintah memberikan perhatian penuh kepada kita yang terdampak khususnya yang taraf ekonominya rendah, karena itu mari kita manfaatkan bantuan ini sehemat dan seefisien mungkin karena kita belum tahu kapan ini akan berakhir sementara kebutuhan hidup tak dapat ditunda-tunda,” ungkapnya.

Dengan segala kerendahan hati, pihaknya meminta kepada warganya yang belum masuk data sebagai penerima, yang mungkin tidak masuk dalam kategori penerima bantuan, bukan berarti dikesampingkan karena pada dasarnya semua masyarakat terdampak. Hanya saja mungkin keluarga terkait masih dianggap mampu dan masih bisa memenuhi kebutuhan secara mandiri. 

“Semua kita tidak ingin dihadapkan dengan situasi seperti sekarang ini. Tapi inilah realita yang terjadi dan harus kita hadapi dengan tetap mengedepankan kebersamaan dan kekompakan untuk memerangi virus corona tersebut,” ujar Wawan.

Wawan menegaskan berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan oleh tim gabungan yang terhimpun dalam relawan covid-19 Pekon Sukajaya maka diputuskan dan ditetapkan sebanyak 80 Kepala keluarga (KK) yang tidak memperoleh bantuan lain baik PKH, BLT-Dinsos maupun E-Warung atau Bantuan Langsung Non Tunai (BLT-DD). 

Dalam pembagian itu sendiri dilangsungkan di balai pekon yang dihadiri jajaran pemerintahan pekon dan unsur pekon lainnya termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa. (rin/mlo)



Pos terkait