Waykanan Minta Jatah Dokter Hewan

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Waykanan merupakan salah satu Kabupaten di Lampung yang memiliki banyak potensi pengembangan sumber daya pertanian maupun peternakan.

Akan tetapi di usianya yang sudah 21 tahun, Waykanan hanya memiliki seorang dokter hewan, mirisnya walaupun ia sudah berkarya lebih dari 3 tahun, statusnya masih sebagai tenaga Honorer kementerian.

“Kita sudah sangat lama membutuhkan dokter hewan akan tetapi setiap tahun kita ajukan tidak pernah dipenuhi, kami sendiri bingung siapa yang menentukan formasi itu, padahal di Waykanan ini potensi pengembangan peternakan sangat baik itu dapat dilihat dari data populasi ternak yang ada, baik sapi maupun kambing yang tersebar di hampir setiap kecamatan, dan bahkan sapi mencapai 36.400 ekor,” ujar yanto salah seorang peternak sapi yang merasa sangat kesulitan untuk memeriksakan sapinya akibat tidak adanya dokter hewan di Waykanan, sementara penyuluh jarang turun apalagi kalau sudah diangkat jadi PNS.

“Dulu saya suka minta periksa dengan drh Dedi, tetapi HP nya sudah tidak aktif ternyata beliau sudah pindah ke Yogyakarta,” imbuh Yanto.

Pernyataan Yanto dibenarkan oleh Joko Purwono, Kabid Peternakan Dinas Holtikultura, dan Peternakan Waykanan mendampingi Kadis Ir. Maulana, M.AP., menurut hasil pendataan tahun lalu populasi ternak sapi di kabupaten setempat sudah mencapai sekitar 36.400 ekor, dan diyakini jumlah tersebut sudah jauh terlampaui.

“Dari hasil inseminasi buatan (Ib) tahun 2019 yang bunting sudah mencapai 3000 ekor, yang sebagian akan lahir tahun 2020 ini, belum lagi yang hasil kawin alami, mungkin saat ini sudah lebih dari 40.000 ekor, dan kekurangan kita memang hingga saat ini kita masih perlu dokter hewan,” ujar Joko Purwono.

Terpisah, Bupati Waykanan Hi. Raden Adipati Surya, S.H., M.M., ketika dikonfirmasi terkait dengan kebutuhan keberadaan dokter hewan tersebut dengan lugas dan tegas menyatakan sangat membutuhkannya, hanya saja formasi itu Waykanan belum juga mendapatkannya.

“Formasi dokter hewan setiap ada penerimaan ASN selalu kami usulkan, tetapi kebijakan tetap berada di tangan pemerintah pusat, mungkin karena banyak daerah yang juga meminta kita belum dapat, dan kita berharap dalam penerimaan ASN tahun ini Waykanan akan mendapatkan formasi tersebut,” tegas Adipati Surya.(wk1/mlo)




Pos terkait