WBP Lapas Kelas II B Waykanan Belajar Ternak Bebek Petelur

  • Whatsapp
Lapas kelas 2B Way Kanan melakukan kerjasama dengan Dinas Peternakan Waykanan. Untuk melakukan pembinaan bagi warga binaan dalam peternakan bebek dan pembudidayaan ikan

Medialampung.co.id – Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Kelas II B Waykanan melakukan program pembinaan kemandirian WBP dengan melakukan pendidikan dan pelatihan bidang pertanian dan peternakan budidaya bebek petelur dengan menggandeng Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Waykanan.

Atas rencana tersebut, pihak Lapas telah mendatangkan petugas dari Dinas Peternakan Kabupaten Waykanan untuk memberikan pelatihan di bidang pertanian dan peternakan unit budidaya bebek petelur.

Bacaan Lainnya



“Harapan kami, setelah bebas para WBP memiliki bekal untuk menciptakan lapangan kerja sehingga menjadi manusia produktif dan dapat hidup mandiri,” ujar Kepala Lapas Kelas II B Waykanan Syarpani.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Waykanan, Maulana sangat mengapresiasi program pembinaan kemandirian narapidana ini.

“Saya sangat apresiasi inovasi Kalapas Pak Syarpani. Kegiatan ini merupakan bentuk pengembangan kreativitas narapidana supaya mempunyai akitivitas yang menghasilkan bagi WBP itu sendiri,” ujar Maulana.

Nantinya, lanjut Maulana, pihaknya akan memberikan pelatihan bagaimana menjadi perternak yang baik dan benar, mulai dari cara perawatan, pencegahan penyakit, kemudian melakukan langkah-langkah guna mencapai target produksi yang akan di capai.

“Kerjasama tidak hanya ini saja, kita akan rintis juga bidang pertanian seperti sayur sayuran, lapas siapkan lahan nanti tim kami akan melatih,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, salah seorang warga binaan berinisial YT (37), mengaku sangat senang mendapat pelatihan budidaya bebek petelur tersebut.

“Alhamdulillah senang sekali bisa menambah ilmu dan pengalaman. Jadi kalau bebas nanti bisa ternak bebek,” pungkasnya.

Sebagai upaya untuk menjadikan warga binaannya mampu mandiri dalam kehidupan barunya setelah menyelesaikan masa pembinaan di Lapas Kelas II.B Waykanan, Syarfani juga telah melakukan Berbagai kerjasama.

Salah satunya kerjasama dengan PKBM Flamboyan Waykanan berupa program pendidikan Paket A, B dan C bagi WBP serta kerjasama Pembinaan Kerohanian dengan mendirikan Pondok Pesantren AT-Taubah dengan menggandeng tiga lembaga keagamaan.(wk1/mlo)



Pos terkait